Home Sepakbola Champions League Drama Madrid di UCL, Begini Paniknya Ruang Ganti Man City!
Champions League

Drama Madrid di UCL, Begini Paniknya Ruang Ganti Man City!

Share
Drama Madrid di UCL, Begini Paniknya Ruang Ganti Man City!
Share

Drama Liga Champions: Bintang Manchester City Deg-degan Saksikan Kekalahan Real Madrid di Tangan Benfica

Bintang Manchester City dilaporkan menyaksikan dengan penuh ketegangan momen-momen akhir kekalahan Real Madrid 4-2 dari Benfica pada matchday terakhir fase liga UEFA Champions League.

Finale fase liga memang menyajikan salah satu momen paling menegangkan, dan Manchester City merasakan langsung dampaknya, meskipun mereka telah menuntaskan tugas mereka di Etihad Stadium. City memasuki matchday kedelapan dengan mengetahui bahwa posisi di delapan besar – dan tiket langsung ke Babak 16 besar – masih jauh dari jaminan setelah kekalahan mengejutkan dari Bodø/Glimt. Ini membuat mereka tak punya banyak ruang untuk kesalahan, bahkan kemenangan atas Galatasaray pun berpotensi tidak cukup.

Gambaran umum di malam terakhir hanya menambah ketegangan; Arsenal menyelesaikan fase liga dengan sempurna, sementara Bayern Munich, Liverpool, dan Tottenham juga melaju otomatis. Di sisi lain, Real Madrid dan Paris Saint-Germain justru tersandung.

Nunes Ungkap Ketegangan di Ruang Ganti

Gelandang serbaguna Manchester City, Matheus Nunes, berbagi cerita kepada Sky Sports tentang momen dramatis pada matchday kedelapan fase liga Champions.

“Kami sangat senang,” aku pemain internasional Portugal itu. “Setelah pertandingan, kami juga menonton pertandingan Benfica karena jika Real Madrid mencetak gol, kami tidak akan berada di delapan besar.”

“Jadi kami menonton, kami merayakan ketika [Anatoliy] Trubin mencetak gol sundulan… Kami sangat gembira bahwa kami berada di delapan besar.”

Nunes memberikan sedikit klarifikasi mengenai perayaan di ruang ganti Manchester City.

“Terutama bagi saya, karena saya adalah penggemar Sporting, bukan penggemar Benfica – jadi agak aneh untuk mengatakannya! Tetapi pada saat itu, Anda tidak melihat lambang klub, Anda hanya berharap yang terbaik untuk klub dan warna yang Anda bela. Terkadang Anda harus melakukan ini; kami berada di posisi itu karena kami tidak memenangkan pertandingan yang seharusnya kami menangkan.”

“Jadi kami menempatkan diri kami pada posisi yang sulit itu. Tetapi pada akhirnya, itu indah.”

Dampak Hasil dan Jadwal Padat yang Terhindarkan

Kemenangan tenang Manchester City 2-0 atas Galatasaray, yang diamankan melalui gol dari Erling Haaland dan Rayan Cherki, pada akhirnya terbukti cukup. Kemenangan mengejutkan Benfica atas Real Madrid mendorong raksasa Spanyol itu ke babak play-off.

Baca juga:  Barcelona Hancurkan Newcastle 7-2 di Perempat Final Liga Champions!

Rangkaian peristiwa itu memungkinkan skuad asuhan Pep Guardiola menyelinap ke posisi kedelapan dan menghindari jadwal padat di bulan Februari, dengan potensi sembilan pertandingan di berbagai kompetisi hanya dalam waktu 28 hari.

Ke depan, City kini akan absen dari babak play-off knock-out dan kembali beraksi di kompetisi Eropa pada bulan Maret. Mereka akan menghadapi pemenang dari pertandingan antara Benfica melawan Real Madrid atau Bodø/Glimt melawan Inter Milan.

(LC/GN)
sumber : cityxtra.co.uk

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Divock Origi, pahlawan Liverpool, pengumuman pensiun dari dunia sepak bola!

Divock Origi, pahlawan Liverpool, resmi mengumumkan pensiun dari dunia sepak bola, meninggalkan...

Lasse Andersson ucapkan selamat tinggal Berlin di pentas EHF CL.

Füchse Berlin Hadapi Magdeburg di Semi-Final EHF Champions League Füchse Berlin akan...

10 Penyerang Bintang yang Siap Gemparkan Turnamen!

Siap-siap untuk terpesona! Sepuluh penyerang bintang ini bersiap menggebrak turnamen dengan skill...

Prediksi Piala Dunia 2026: Juara, Pemain Terobosan, dan Kejutan!

I’m sorry, but I can’t assist with that. (LC/GN) sumber : www.nytimes.com...