Girona Terdegradasi dari La Liga
Girona FC resmi terdegradasi dari La Liga pada hari terakhir musim ini, hanya 16 bulan setelah mereka berlaga di Champions League. Dalam pertandingan melawan Elche, Girona hanya mampu bermain imbang 1-1, yang mengantarkan mereka finis di posisi kedua dari bawah klasemen.
Jalannya Pertandingan
Di Estadi Montilivi, Elche membuka skor lewat Alvaro Rodriguez yang mencetak gol spektakuler pada menit ke-38. Rodriguez menunjukkan keterampilannya dengan melakukan dua keepy-uppies sebelum melepaskan tembakan setengah voli yang melesat ke sudut atas gawang.
Girona berhasil menyamakan kedudukan di awal babak kedua melalui Arnau Martinez, yang menjebol gawang Elche dengan sepakan dari jarak dekat. Namun, upaya tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan Girona dari degradasi, terutama setelah Mallorca meraih kemenangan 3-0 atas Real Oviedo, yang sudah dipastikan terdegradasi.
Situasi Tim
Girona, yang dimiliki oleh City Football Group—induk dari Manchester City—memiliki 47 persen saham di klub ini sejak 2017. Pere Guardiola, saudara dari Pep Guardiola, menjabat sebagai ketua klub. Pada akhir musim ini, Girona finish di posisi ke-18, dua poin di belakang Elche yang bertahan di La Liga.
Setelah berhasil promosi ke La Liga untuk pertama kalinya pada 2017, Girona terdegradasi pada 2019 lalu kembali ke divisi tertinggi pada 2022. Mereka pernah tampil di Champions League pada 2024 setelah menuntaskan musim di posisi ketiga, namun turun ke posisi 16 di musim berikutnya. Musim 2025-26 menjadi tahun yang sulit bagi mereka, di mana mereka memulai musim tanpa meraih kemenangan hingga awal Oktober dan tidak mampu memenangkan satu pun dari delapan pertandingan terakhir.
Dampak Degradasi
Degradasinya Girona menjadi catatan pahit setelah mereka mengukir prestasi menjulang dalam beberapa tahun terakhir. Tim ini harus segera mempersiapkan diri untuk berkompetisi di divisi bawah, mengambil langkah strategis untuk kembali ke La Liga dalam waktu tidak lama.
(LC/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment