Kane Dukung PSG di Final Liga Champions vs Arsenal
Harry Kane memberikan sedikit kebahagiaan bagi Tottenham Hotspur dengan mendukung Paris Saint-Germain (PSG) untuk mengalahkan Arsenal di final Liga Champions yang dijadwalkan akhir bulan ini.
Kane, yang dilepaskan oleh Arsenal saat berusia sembilan tahun karena dianggap “sedikit chubby”, bergabung dengan Spurs di usia 11 dan kini dikenang sebagai salah satu pemain terbesar generasinya.
Kapten tim nasional Inggris ini pergi dari Spurs menuju Bayern Munich pada tahun 2023 dengan harapan meraih trofi, namun gagal memimpin timnya ke final Liga Champions musim ini. Bayern tersingkir setelah kalah 6-4 dari PSG dalam dua leg pada babak semifinal, dan kini Kane berharap tim Prancis tersebut dapat mengangkat piala.
“Dalam pandangan saya, PSG sedikit lebih diunggulkan di final,” ujarnya kepada media Jerman.
Sementara PSG adalah juara bertahan Eropa, Arsenal berhasil mencapai final untuk pertama kalinya dalam 20 tahun dan belum pernah meraih trofi paling bergengsi dalam klub sepak bola.
Menariknya Pertarungan: Serangan vs Pertahanan
Narasi dalam pertandingan yang akan berlangsung di Puskás Arena, Budapest pada 30 Mei ini adalah serangan melawan pertahanan. PSG telah mencetak 44 gol di Liga Champions musim 2025/26, termasuk kemenangan 5-0 di final musim lalu melawan Inter.
Arsenal, di sisi lain, menunjukkan kekuatan mereka dalam pertahanan. Gunners tak terkalahkan dalam 14 pertandingan di Eropa musim ini, menjadi satu-satunya tim yang menyelesaikan fase liga tanpa tersentuh kekalahan, dan hanya kebobolan enam gol dalam kompetisi ini.
Sejarah Menunggu Arsenal
Arsenal berpeluang menyelesaikan musim ini dengan meraih gelar ganda Liga Premier dan Liga Champions, sekaligus mengakhiri puasa gelar domestik selama 22 tahun. Mereka bisa juga jadi juara tanpa meraih apa-apa, atau mendapatkan sesuatu di tengah jalan.
Gelar Liga Premier, terakhir kali diangkat Arsenal pada 2003–04, kini dalam jangkauan mereka setelah Manchester City kehilangan poin dalam hasil imbang melawan Everton. Arsenal kini memiliki keunggulan lima poin dan jika menang dalam tiga pertandingan terakhir, termasuk melawan West Ham United, Burnley, dan Crystal Palace, mereka akan memastikan gelar tersebut terlepas dari hasil tim lain.
Memenangkan Liga Champions juga menjadi sangat berarti bagi Arsenal, yang dahulu diakui sebagai salah satu tim terbaik di Eropa, namun selalu gagal meraih trofi itu. Setelah mengalami penurunan, Arsenal kini berhasil bangkit kembali.
Menyelesaikan ganda tidaklah mudah. Dalam era Premier League, hanya Manchester United dan Manchester City yang pernah memenangkan Liga Champions di tahun yang sama saat mereka juga menjadi juara Liga Premier.
Dengan berbagai tantangan yang harus dilewati, nasib Arsenal sangat bergantung pada performa mereka di dua ajang tersebut. Sementarah, PSG akan berusaha mempertahankan status mereka sebagai tim terkuat Eropa.
(LC/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment