Home Sepakbola Champions League Ibrahima Konate: Premier League harus belajar dari Ligue 1 demi klub Eropa!
Champions League

Ibrahima Konate: Premier League harus belajar dari Ligue 1 demi klub Eropa!

Share
Ibrahima Konate: Premier League harus belajar dari Ligue 1 demi klub Eropa!
Share

Konate Desak Premier League Tiru Ligue 1 dalam Menjadwalkan Pertandingan

Pemain bertahan Liverpool, Ibrahima Konate, meminta agar Premier League mengikuti langkah Ligue 1 dalam menjadwalkan ulang pertandingan untuk membantu klub yang berkompetisi di pentas Eropa.

Liverpool mengalami kekalahan 0-2 dari juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) dalam leg pertama perempat final Liga Champions pada malam Rabu. PSG kini memiliki akhir pekan yang bebas sebelum leg kedua di Anfield pada hari Selasa mendatang, setelah Ligue 1 menunda pertandingan penting mereka melawan Lens atas permintaan klub asal Prancis tersebut.

Sementara itu, Liverpool akan menjamu Fulham yang tak terkalahkan dalam tiga laga terakhirnya pada hari Sabtu di Premier League, yang menjadi pertandingan krusial untuk upaya mereka meraih posisi lima besar liga, demi kembali ke Liga Champions musim depan.

Ligue 1 Berikan Dukungan untuk Klub Eropa

Ligue 1 secara konsisten mengakomodasi permintaan klub untuk menunda jadwal pertandingan guna mengurangi kepadatan menjelang laga-laga penting Eropa. Misalnya, Strasbourg harus menunda laga tandang mereka melawan Brest akhir pekan ini, mengingat mereka tengah bersiap menghadapi dua pertandingan di Eropa melawan Mainz. PSG juga mendapatkan akhir pekan bebas setelah laga 16 besar melawan Chelsea bulan lalu.

Pernyataan Konate

Ketika ditanya mengenai situasi ini oleh broadcaster Australia Stan Sport, Konate mengungkapkan, “Ini sudah dua kali berturut-turut—karena musim lalu juga sama. Saya berharap ada kebijakan yang sama di Premier League, tetapi situasinya sangat berbeda.” Dia juga menambahkan, “Di satu sisi, saya senang untuk mereka karena liga membantu mereka meraih sesuatu di Liga Champions. Semoga di Premier League, mereka bisa melakukan hal yang sama di masa depan. Kenapa tidak untuk tim yang bermain di Liga Champions?”

Baca juga:  Yuk Cek! Starting XI Bologna vs Napoli di Serie A Malam Ini.

Reaksi Pemain Liverpool

Gol-gol dari Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia membuat PSG meraih kemenangan nyaman, sementara Liverpool gagal menciptakan satu tembakan ke gawang. Virgil van Dijk, salah satu pemain yang selamat dari kekalahan di leg pertama melawan Barcelona di semifinal Liga Champions 2019, merasakan situasi kali ini mirip dengan tujuh tahun lalu.

“Dulu, kami melawan salah satu tim terbaik di Eropa, dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa di tim tersebut dan kami juga mengalami cedera. Sekarang, kami bermain melawan juara Eropa. Secara teori, mungkin tidak ada yang memberikan kami kesempatan,” ungkap van Dijk.

Dia menambahkan, “Semua dimulai dengan keyakinan—keyakinan yang ada dalam diri kita sendiri. Itu juga datang dari pelatih, rencana permainan yang tepat, dan intensitas yang harus kami tunjukkan dari awal hingga akhir untuk benar-benar mencapai sesuatu.”

Dampak Terhadap Liverpool

Kekalahan ini menambah tekanan bagi Liverpool yang tengah berjuang untuk mendapatkan kembali posisi empat besar di Liga Inggris. Keberhasilan meraih hasil positif melawan Fulham di pertandingan mendatang sangat vital bagi harapan mereka untuk kembali mentas di Liga Champions musim depan.

(LC/GN)
sumber : www.nytimes.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Final Liga Champions: Pelajaran Politik Kenya yang Tak Terduga!

Final Liga Champions: Pelajaran Politik Kenya yang Tak Terduga! mengingatkan kita bahwa...

Terungkap: Khvicha Kvaratskhelia Ternyata Cedera di Final PSG-Arsenal!

Dalam final yang dramatis antara PSG dan Arsenal, terungkap bahwa Khvicha Kvaratskhelia...

VIDEO Antonelli beats Verstappen to Monaco pole by 0.043s! | Formula 1 Monaco Grand Prix 2026

Judul: Antonelli Mengalahkan Verstappen untuk Pole Monaco dengan Selisih 0,043 Detik! |...

Jerman kalahkan AS sebelum Piala Dunia, namun cedera jadi sorotan.

Jerman berhasil mengalahkan AS sebelum Piala Dunia, tetapi kekhawatiran muncul akibat cedera...