Pembukaan Piala Dunia yang Menjanjikan untuk Inggris
Inggris hampir dipastikan melaju ke fase knockout Piala Dunia setelah meraih kemenangan dramatis 4-2 atas Kroasia di Dallas, yang membawa mereka ke posisi teratas Grup L.
Jalannya Pertandingan
Babak pertama pertandingan ditandai dengan empat gol. Harry Kane membuka skor melalui penalti yang diulang dan menyundul bola dari sepak pojok. Namun, Kroasia berhasil menyamakan kedudukan dua kali. Gol pertama dicetak Martin Baturina yang melepas tembakan dari tepi kotak penalti, dan kemudian Petar Musa, striker FC Dallas, menyelesaikan serangan tim yang ciamik untuk membuat kedudukan imbang di akhir babak pertama.
Di babak kedua, permainan berlangsung dengan cepat, dan Inggris kembali memimpin setelah Jude Bellingham berlari dari sisi kanan dan menembak ke sudut bawah gawang. Marcus Rashford, yang masuk sebagai pemain pengganti, menambah koleksi gol Inggris. Di akhir pertandingan, Kane tampak baik-baik saja meski sempat merasakan sakit pada betisnya.
Kemenangan ini memberikan Inggris peluang lebih dari 99 persen untuk melanjutkan ke babak 32 besar, menurut model proyeksi dari The Athletic.
Apakah Inggris Layak Disebut Kontestan Serius?
Di minggu pertama Piala Dunia ini, kontestan terkemuka menunjukkan performa yang bervariasi. Argentina, Jerman, dan Prancis meraih kemenangan meyakinkan, sedangkan Brasil, Spanyol, dan Portugal mengalami hasil imbang yang mengecewakan. Dalam konteks ini, para penggemar Inggris tentu senang bahwa timnya memulai dengan kemenangan dan menunjukkan kualitas serangan yang nyata. Meskipun Kroasia bukan lagi tim yang sama seperti di semifinal Piala Dunia 2018, pertandingan ini adalah tantangan terbesar Inggris di grup ini.
Pertandingan selanjutnya melawan Ghana dan Panama menjadi kesempatan bagi Inggris untuk menyesuaikan diri dengan turnamen tanpa tekanan awal yang sering membebani tim. Meski hasilnya menjanjikan, masih ada beberapa area yang perlu diperbaiki, khususnya di lini pertahanan. Asisten pelatih Anthony Barry menegaskan bahwa pemain Inggris menunjukkan “energi gugup” di awal dan terjebak dalam pola permainan yang “takut” selama babak pertama.
Peran Jude Bellingham dalam Tim
Bellingham menunjukkan dampak signifikan dengan mencetak gol dan menghidupkan kembali semangat tim setelah babak pertama yang kurang memuaskan. Golnya menjadi yang ketujuh untuk Timnas Inggris, menandai serangan langsung yang efektif setelah mendapatkan umpan jauh dari Elliot Anderson. Ia juga berkontribusi efektif dalam bertahan, dengan para penggemar menyemangati aksi tekel yang ia lakukan di sisi lapangan.
Keputusan Penalti Kedua Inggris
Keputusan wasit untuk memberikan penalti kepada Inggris berlangsung mulus saat Luka Modric melakukan pelanggaran terhadap Noni Madueke. Penyelamatan penjaga gawang Kroasia, Dominik Livakovic, saat Kane mengeksekusi penalti pertama menjadikan Inggris mendapat peluang kedua. Aturan menyatakan bahwa jika ada intervensi dari pemain bertahan saat penalti diambil, maka eksekusi harus diulang. Dan pada saat itu, Livakovic meninggalkan garis lebih awal sebelum tendangan dilakukan.
Perubahan Teknik Penalti Kane
Kane mengubah pendekatan penalti di pertandingan ini. Untuk penalti yang pertama, ia menerapkan teknik baru dengan run-up yang lebih lambat, namun gagal. Sementara penalti keduanya menggunakan teknik tradisional, yang membuktikan efektif. Data menunjukkan bahwa Kane telah mencetak 108 penalti di kariernya dan dengan cermat menganalisis gerakan kiper untuk menentukan teknik yang paling tepat.
Siapa Martin Baturina?
Baturina tampil sebagai pahlawan bagi Kroasia dengan gol indahnya. Pemain muda ini sempat diincar oleh klub Como sebelum meraih tempat di tim utama dengan permainan brilian yang memperlihatkan ketajaman di lapangan. Pelatihnya, Cesc Fabregas, memuji kecerdasan dan kualitas permainan Baturina dalam bertahan.
Gol yang Menarik Perhatian
Gol Kroasia juga patut dicatat, karena merupakan hasil kerja sama tim yang baik sebelum berakhir dengan penyelesaian bagus Peter Musa. Gerakan serta penguasaan bola selama proses gol tersebut dipuji banyak pengamat, termasuk mantan pemain, Roy Keane, yang menyebutnya sebagai salah satu gol terbaik di turnamen ini.
Apa Arti Kemenangan Ini bagi Inggris?
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Inggris di Piala Dunia ini. Dengan dua laga sisa di fase grup, tim asuhan Thomas Tuchel diharapkan bisa memperbaiki diri dan memaksimalkan potensi mereka Agar dapat bersaing dengan meraih hasil positif menghadapi Ghana dan Panama selanjutnya.
(LC/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment