Home Sepakbola Champions League Inter: Gacor Gol, Tapi Macet Lawan Tim Besar.
Champions League

Inter: Gacor Gol, Tapi Macet Lawan Tim Besar.

Share
Inter: Gacor Gol, Tapi Macet Lawan Tim Besar.
Share

Inter Milan Ganas di Depan Gawang, Tapi Melempem Lawan Tim Besar

Inter Milan tampil menggila musim ini dalam urusan mencetak gol, namun catatan statistik juga menyoroti masalah jelas ketika level lawan meningkat.

Nerazzurri telah mencetak 50 gol dalam 22 pertandingan Serie A sejauh ini. Di antara lima liga top Eropa, hanya Bayern Munchen dan Barcelona yang mencatatkan gol lebih banyak, dengan 72 dan 54 gol, meskipun memainkan jumlah pertandingan yang lebih sedikit.

Secara keseluruhan, Inter telah membobol gawang lawan sebanyak 69 kali di semua kompetisi, menegaskan kekuatan dan konsistensi lini serang mereka. Namun, gol-gol tersebut tidak datang secara merata. Saat berhadapan dengan lawan-lawan sepadan, keran gol Inter mendadak seret.

Inter Milan Harus Perbaiki Rekor di Laga Krusial

Sejauh musim ini, Inter hanya mencetak sembilan gol dalam “big match”. Tujuh gol di antaranya tercipta di Serie A: tiga gol melawan Napoli (dari dua pertemuan), tiga gol saat menghadapi Juventus, satu gol melawan AS Roma, dan nihil gol saat derby melawan AC Milan.

Di Liga Champions, Inter hanya dua kali menjebol gawang tim elite, masing-masing satu gol saat bersua Atletico Madrid dan Arsenal.

Kontrasnya, Inter mampu mencetak lebih dari tiga gol dalam sepuluh pertandingan musim ini dan minimal dua gol dalam 19 laga secara keseluruhan. Ironisnya, mereka hanya meraih dua kemenangan saat melawan tim-tim yang saat ini menduduki enam besar klasemen Serie A.

Secara statistik, Inter Milan masih memimpin di beberapa metrik serangan penting. Mereka unggul dalam expected goals (xG) dengan 44.2, tembakan tepat sasaran per pertandingan (6.2), sentuhan di kotak penalti lawan (771), dan jumlah tendangan sudut (152).

Baca juga:  Final Liga Champions 2026: Kekuatan Kedalaman Skuad dan Liga Domestik

Inter juga mendominasi dalam hal umpan silang akurat dan penguasaan bola yang direbut kembali di area tinggi lapangan, mencerminkan gaya bermain agresif yang dibangun di atas pressing dan permainan vertikal cepat.

Total 15 pemain berbeda telah mencetak gol di semua kompetisi, atau 14 jika hanya Serie A yang dihitung. Distribusi gol ini mengkonfirmasi kedalaman skuad dan variasi serangan Inter.

Meskipun begitu, tantangan besar kini ada di depan mata: bagaimana Inter Milan bisa mempertahankan ketajaman mereka saat menghadapi tim-tim top. Perbaikan di laga-laga krusial ini akan sangat menentukan ambisi mereka untuk meraih gelar musim ini, bukan hanya mendominasi tim yang di atas kertas lebih lemah.

(LC/GN)
sumber : sports.yahoo.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Brasil dan Ancelotti: Haus akan bintang keenam di jersey!

Brasil, dipimpin Ancelotti, berambisi meraih bintang keenam di jersey mereka. Dengan strategi...

VIDEO Top contenders for the Golden Boot! | World Cup 2026

Judul: Pesaing Utama untuk Sepatu Emas! | Piala Dunia 2026 Deskripsi Video:...

Arsenal siapkan opsi £34.5 juta setelah gagal mendatangkan target £65 juta.

Arsenal berencana mengalihkan perhatian dengan menyiapkan tawaran £34.5 juta setelah usaha mereka...

Wasit Somalia Artan dilirik UEFA, meski terhalang larangan AS!

Wasit Somalia, Artan, menarik perhatian UEFA meski terhalang larangan dari AS. Kesempatan...