Monaco Gagal Kembali ke Champions League setelah Kalah dari Lille
Harapan AS Monaco untuk kembali berkompetisi di UEFA Champions League mengalami kegagalan setelah mereka kalah 1-0 dari Lille di kandang sendiri. Kekalahan ini mengakhiri peluang Monaco untuk finish di empat besar Ligue 1, sementara Lille masih berjuang untuk mengamankan tempat di kompetisi Eropa hingga hari terakhir.
Jalannya Pertandingan
Lille datang ke pertandingan ini dengan harapan meraih kemenangan keenam berturut-turut di laga tandang. Mereka menjadi tim pertama yang memberikan ancaman pada menit ke-15 ketika Thomas Meunier mengoper bola kepada Ayyoub Bouaddi, namun Lukas Hradecky dengan baik menutup ruang dan berhasil menggagalkan upaya tersebut.
Dua menit kemudian, Lille mendapat peluang dari titik penalti setelah Matias Fernandez-Pardo dijatuhkan oleh Jordan Teze. Namun, setelah ditinjau VAR, keputusan untuk memberikan penalti dibatalkan.
Monaco mulai menguasai permainan setelah insiden tersebut, tetapi kecuali untuk tembakan volley Maghnes Akliouche di menit ke-27 yang hanya membentur Berke Ozer, mereka kesulitan menciptakan peluang. Lille pun turut membantu Monaco dengan memberikan bola dengan gampang di area mereka, yang memberikan kesempatan bagi Teze dan Akliouche, namun usaha Akliouche masih melenceng dari sasaran.
Baik Monaco maupun Lille terus berupaya untuk memastikan keunggulan sebelum jeda, tetapi Fernandez-Pardo gagal menyambut bola dari Hakon Haraldsson dan Simon Adingra juga tidak mampu memanfaatkan peluang di atas mistar gawang Ozer.
Hingga menit 60, kedua tim masih dalam keadaan imbang. Akliouche menjadi ancaman utama dari sisi serangan Monaco, tetapi lagi-lagi Ozer mampu meredam usaha tersebut.
Namun, pada menit ke-72, perjalanan Lille terbayar setelah Gaetan Perrin berhasil menciptakan peluang dari sisi kiri dan mengoper kepada Meunier. Dalam usaha untuk menghentikan gol, Denis Zakaria justru mencetak gol bunuh diri dengan mengarahkan bola ke gawangnya sendiri.
Setelah gol tersebut, Lille berusaha mempertahankan keunggulan dan meskipun Monaco mencoba membalas, mereka gagal menguji Ozer dengan tembakan-tebakan yang tidak membahayakan.
Statistik Pertandingan
Kekalahan ini menjadi yang kedua bagi Monaco dalam 15 pertandingan terakhir, di mana mereka telah mencetak setidaknya dua gol dalam 12 dari 13 laga kompetitif sebelumnya. Sementara itu, Lille berada dalam performa gemilang dengan tidak terkalahkan dalam 13 pertandingan liga terakhir dan kini berada di posisi tiga setelah kemenangan ini, meskipun mereka hanya unggul dua poin dari posisi kelima menjelang pertandingan terakhir.
Reaksi Pemain
Thomas Meunier dari Lille terpilih sebagai pemain terbaik dalam pertandingan ini. Sementara itu, pelatih Sebastien Pocognoli harus memikirkan langkah selanjutnya menjelang laga terakhir musim ini.
Dengan hasil ini, Monaco harus bekerja keras di pertandingan selanjutnya untuk mengamankan posisi mereka, sekaligus memperbaiki performa yang cenderung menurun. Sementara Lille, dengan performa stabil mereka, berpeluang meraih tempat di Eropa pada akhir musim ini.
(LC/GN)
sumber : www.tribalfootball.com
Leave a comment