Arteta Geram VAR Batalkan Penalti Arsenal di Semifinal Liga Champions
Mikel Arteta menunjukkan kemarahan setelah Arsenal secara kontroversial kehilangan penalti yang dibatalkan mengikuti pemeriksaan VAR dalam hasil imbang 1-1 melawan Atletico Madrid di leg pertama semifinal Liga Champions.
Wasit Danny Makkelie memberikan penalti untuk ketiga kalinya dalam pertandingan ketika Eberechi Eze terjatuh akibat pelanggaran David Hancko di menit ke-78. Namun, setelah memeriksa monitor, ia membatalkan keputusan tersebut dengan alasan kontak yang tidak cukup.
Arteta menganggap keputusan itu “benar-benar tidak dapat diterima,” dan menambahkan, “setelah kembali ke ruang ganti dan melihat insiden penalti, saya sangat kecewa dan marah. Ini bertentangan dengan aturan dan mengubah jalannya pertandingan. Saya sangat kecewa.”
Peringkat Pemain
Atletico Madrid: Oblak (6), Llorente (6), Pubill (6), Hancko (5), Ruggeri (6), Simeone (6), Cardoso (6), Koke (7), Lookman (7), Griezmann (7), Alvarez (8).
Cadangan: Le Normand (6), Baena (6), Molina (n/a)
Arsenal: Raya (7), White (6), Saliba (7), Gabriel (7), Hincapie (7), Zubimendi (6), Rice (8), Odegaard (6), Martinelli (6), Madueke (7), Gyokeres (7).
Cadangan: Eze (7), Saka (6), Jesus (6), Trossard (6), Mosquera (n/a)
Pemain Terbaik: Declan Rice
Viktor Gyokeres sebelumnya telah memberi Arsenal keunggulan melalui penalti setelah dilanggar oleh pemain Atletico yang sama. Atletico lalu membalas lewat penalti Julian Alvarez setelah Ben White dijatuhi hukuman karena handball setelah pemeriksaan VAR, di mana lengan sang pemain dianggap dalam posisi tidak alami saat disundul tembakan Marcos Llorente.
Jalannya Pertandingan
Arsenal berambisi mencapai final Liga Champions untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka, tampil baik di babak pertama. Namun, mereka harus menahan serangan Atletico di awal babak kedua.
Alvarez yang tampil cemerlang hampir memberikan gol kedua bagi Atletico lewat tendangan bebas yang meleset tipis, Griezmann hampir mencetak gol tetapi mengenai tiang, dan Lookman gagal memanfaatkan kesempatan di depan gawang David Raya.
Setelah penampilan Alvarez yang apik, Atletico harus menariknya keluar, memberi Arsenal peluang untuk mengambil alih permainan. Mereka tampaknya mendapatkan kesempatan untuk unggul ketika Eze terjatuh di kotak penalti setelah kontak dengan Hancko. Para pendukung Arsenal bersorak ketika keputusan itu dibatalkan, dan pelatih Diego Simeone merayakan dengan penuh semangat. Namun, Arsenal terus menekan, dan pengganti Cristhian Mosquera hampir mencetak gol setelah tembakan mendekati gawang Jan Oblak.
Hasil imbang ini memberikan keuntungan bagi Arsenal menjelang leg kedua di London. Namun, keputusan penalti yang dipertanyakan membuat Arteta dan timnya merasa dirugikan.
Reaksi Arteta Soal Pembatalan Penalti
Mikel Arteta dalam konferensi pers:
“Saya sangat marah dengan bagaimana penalti pada Ebs bisa dibatalkan. Tidak ada kesalahan yang jelas dan nyata. Ini mengubah jalannya pertandingan di level ini. Saya minta maaf, itu tidak bisa terjadi.”
“Ada penjelasan yang jelas: keputusan itu, dan kemudian proses ketika wasit mengkajinya 13 kali. Saya rasa itu tidak mungkin, dan kami semua sangat marah soal itu.”
Analisis: Arsenal Terluka tetapi Tangguh
Keputusan untuk membatalkan penalti Arsenal akan menjadi sorotan pasca-pertandingan yang dramatis di Stadion Metropolitano. Arteta merasa timnya dirugikan dan seharusnya meraih kemenangan, tetapi hasil imbang tetap dianggap positif. Ia memuji cara timnya bertahan dari tekanan Atletico di babak kedua.
Arsenal sesekali mengalami keberuntungan ketika Griezmann mengenai tiang. Namun, mereka pantas mendapat pujian karena ketahanan mereka. “Mereka sangat kompetitif,” ungkap Simeone. Arteta menambahkan, “Saya bangga pada tim ini, cara kami menghadapi situasi selama sembilan setengah bulan sangat mengesankan.”
Arsenal tidak mendapatkan hasil yang diinginkan, tetapi semangat mereka tetap terjaga. Leg kedua nanti diharapkan menjadi kesempatan untuk meraih final melawan Bayern Munich atau Paris Saint-Germain.
Statistik dan Catatan Rekor
- Arsenal telah menyamai rekor sepanjang masa mereka di Liga Champions dengan 13 pertandingan tanpa kekalahan.
- Viktor Gyokeres mencetak gol ke-19 musim ini, hanya kalah dari Erling Haaland dan Igor Thiago dalam daftar pencetak gol terbanyak untuk klub Premier League.
- Declan Rice menyelesaikan 83 operan, menjadi yang kedua terbanyak oleh gelandang Inggris dalam semifinal Liga Champions setelah Michael Carrick.
Jadwal Pertandingan Berikutnya
Sebelum leg kedua di Emirates, Arsenal akan bertanding di kompetisi domestik melawan Fulham pada hari Sabtu, kick-off pukul 17.30 WIB. Atletico juga akan berlaga di LaLiga, melawan Valencia pada Sabtu sore.
(LC/GN)
sumber : www.skysports.com
Leave a comment