AS FAR Gagal Raih Gelar Setelah Sundowns Menang Dramatis
Jalannya Pertandingan
Sebagian besar penonton di Stadion Prince Moulay Abdellah yang mampu menampung 70.000 orang berharap melihat AS FAR meraih kehormatan tertinggi di sepak bola Afrika untuk pertama kalinya sejak 1985. Suasana yang intimidatif tercipta bagi Sundowns di awal pertandingan.
Namun, peluang untuk mencetak gol masih minim hingga wasit asal Somalia, Omar Artan, diarahkan ke monitor di pinggir lapangan oleh VAR. Ia memutuskan bek kiri Sundowns, Lunga, ditebas oleh winger Slim saat mencoba melakukan clearance.
Pemain AS FAR, Hrimat, dengan tenang mengeksekusi penalti tersebut, mengirim kiper Sundowns, Williams, ke arah yang salah. Namun, Sundowns mampu menyamakan kedudukan sebelum babak pertama usai. Gol tercipta setelah umpan silang Brayan Leon yang dikejutkan oleh Tashreeq Matthews dan disambut sepakan kaki kanan Mokoena dari jarak 15 yard.
Peluang Kedua di Penalti
Tindakannya menambah semangat penonton tuan rumah hingga AS FAR mendapatkan kesempatan untuk kembali unggul dengan penalti kedua. Itu diperoleh setelah VAR meminta wasit memeriksa insiden ketika Williams gagal menangkap tembakan rendah Ahmed Hammoudan dan secara tidak sengaja menjatuhkan Youssef El Fahli saat berusaha mengamankan bola yang lepas.
Williams, yang sebelumnya menyelamatkan empat penalti di perempat final Piala Afrika 2023 melawan Cape Verde, berhasil menebus kesalahan tersebut. Ia melompat ke kiri dan menyelamatkan tendangan Hrimat yang melambung di atas mistar gawang.
Penyelamatan tersebut melemahkan semangat AS FAR dan pendukungnya, yang perlahan mulai meninggalkan stadion saat menit akhir berlangsung. Sundowns akhirnya mengangkat trofi dalam suasana stadion yang hampir kosong.
Konteks Pertandingan
Kemenangan ini datang setelah tim Miguel Cardoso kehilangan gelar domestik kepada Orlando Pirates, yang mengakhiri dominasi mereka selama delapan tahun sebagai juara Afrika Selatan.
(LC/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment