Home Sepakbola Champions League Marotta: Inter Bermental Juara, Siap Gaspol Rebut Scudetto!
Champions League

Marotta: Inter Bermental Juara, Siap Gaspol Rebut Scudetto!

Share
Marotta: Inter Bermental Juara, Siap Gaspol Rebut Scudetto!
Share

Marotta Puji Mentalitas Inter, Optimis Raih Scudetto, dan Berduka atas Kepergian Rocco Commisso

Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, memberikan apresiasi tinggi terhadap mentalitas timnya di bawah asuhan pelatih Cristian Chivu, yang dinilai telah membawa perubahan signifikan sejak mereka terakhir kali berhadapan dengan Udinese. Marotta pun menyatakan keyakinannya bahwa Inter akan menjadi salah satu tim yang berjuang hingga akhir untuk meraih Scudetto.

Pernyataan tersebut disampaikan Marotta menjelang pertandingan Inter melawan Udinese di Bluenergy Stadium, yang saat itu dijadwalkan kick-off pukul 21.00 WIB. Laga tersebut penting bagi Inter untuk menjaga momentum di puncak klasemen Serie A.

Duka Mendalam atas Wafatnya Presiden Fiorentina Rocco Commisso

Namun, hari itu juga diwarnai kabar duka di dunia sepak bola Italia. Fiorentina mengumumkan wafatnya Presiden klub, Rocco Commisso, di usia 76 tahun setelah berjuang melawan sakit berkepanjangan.

“Dari saya pribadi dan seluruh keluarga Inter, kami menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga Commisso dan Fiorentina,” ujar Marotta kepada DAZN Italia. “Kita telah kehilangan salah satu patron besar terakhir sepak bola Italia, yang masih memiliki visi bisnis kuat, dengan pembangunan kompleks Viola Park dan rencana renovasi Stadio Franchi.”

“Dia di atas segalanya adalah seorang pria dengan semangat besar. Dia lahir di Italia, meraih kesuksesan di luar negeri, tetapi kembali ke negaranya dengan klub seperti Fiorentina, dan saya berharap keluarganya dapat melanjutkan proyek yang telah ia mulai ini.”

Inter di Jalur yang Tepat di Bawah Chivu

Di tengah suasana duka, Marotta juga mengalihkan fokus pada performa timnya. Nerazzurri baru saja mengalahkan Lecce dalam jadwal Pekan 16 yang dijadwal ulang, memastikan status mereka sebagai Juara Musim Dingin (Winter Champions) dan memperlebar keunggulan di puncak klasemen menjadi tiga poin atas AC Milan, serta empat poin dari Napoli.

Baca juga:  Allegri Bocorkan Rahasia! Ini Hal Pertama Milan vs Parma.

Menjelang pertandingan penting Liga Champions yang akan datang melawan Arsenal, pelatih Cristian Chivu melakukan rotasi skuad. Francesco Pio Esposito mendapat kesempatan bermain, sementara Hakan Calhanoglu, Denzel Dumfries, Josep Martinez, Tomas Palacios, dan Raffaele Di Gennaro harus absen karena cedera.

“Kami melihat mentalitas yang kuat, karena Serie A adalah liga yang menguras energi, baik fisik maupun terutama mental. Chivu telah berhasil menanamkan mentalitas yang tepat untuk terus meraih hasil penting sambil menggertakkan gigi,” lanjut Marotta.

“Kami membutuhkan itu lagi hari ini, karena Udinese adalah tim yang sangat mengandalkan fisik dan sulit ditembus.”

Inter sempat menelan kekalahan 2-1 dari Udinese di San Siro pada Pekan 2 musim itu. Saat itu, banyak pihak yang meragukan proyek Chivu. Namun, situasi kini telah berbalik 180 derajat.

“Saya kira kekalahan dari Udinese saat itu hanyalah karena keadaan, dengan segala hormat kepada Friulani. Butuh waktu untuk mengenal para pemain, karakteristik taktis mereka, dan cara bekerja sama dengan mereka sebaik mungkin,” jelas Presiden Inter tersebut.

“Itu adalah sebuah proses, dan sekarang kami berada di puncak klasemen setelah serangkaian penampilan yang menunjukkan bahwa kami akan menjadi salah satu tim yang berjuang hingga akhir untuk meraih Scudetto.”

Jendela Transfer Januari yang Tenang

Jendela transfer Januari saat itu sedang berlangsung dan relatif tenang bagi Inter. Nerazzurri sebenarnya telah menyepakati kesepakatan dengan Hajduk Split untuk Branimir Mlacic senilai €5 juta. Namun, bek tersebut secara mendadak mengganti agennya dalam 24 jam terakhir, membuat kesepakatan tersebut kembali diragukan.

Optimisme Marotta menunjukkan ambisi Inter yang kuat untuk terus meraih kesuksesan di berbagai kompetisi, meskipun dihadapkan pada tantangan cedera dan dinamika transfer. Kepergian Rocco Commisso juga menjadi pengingat akan pentingnya dedikasi dan semangat dalam membangun sepak bola Italia.

Baca juga:  FPL | Gelandang FPL Terbaik Minggu Ini: GW26, Liga Premier 2025-26!

(LC/GN)
sumber : ca.sports.yahoo.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

VIDEO Marta Kostyuk vs Mirra Andreeva | Roland-Garros 2026 | Match Highlights

Judul: Marta Kostyuk vs Mirra Andreeva | Roland-Garros 2026 | Sorotan Pertandingan...

EKSKLUSIF | Franck Leboeuf: ‘Tim yang layak menang akhirnya juara.’

Franck Leboeuf menegaskan bahwa juara yang sebenarnya adalah tim yang menunjukkan performa...

VIDEO Diana Shnaider vs Maja Chwalinska | Roland-Garros 2026 | Match Highlights

Judul: Diana Shnaider vs Maja Chwalinska | Roland-Garros 2026 | Sorotan Pertandingan...

Pat Nevin: Juara Liga Champions Ini Pemain Ideal Arsenal!

Pat Nevin, juara Liga Champions, dianggap sebagai pemain ideal Arsenal berkat kemampuannya...