Home Sepakbola Champions League Mengapa Final Liga Champions Jadi Pertandingan Klub Terseru di Dunia?
Champions League

Mengapa Final Liga Champions Jadi Pertandingan Klub Terseru di Dunia?

Share
Share

Arsenal Hadapi PSG di Final UEFA Champions League

Arsenal akan bertemu Paris Saint-Germain dalam Final UEFA Champions League yang akan digelar pada 30 Mei mendatang. Pertandingan ini dianggap sebagai salah satu momen paling penting dalam sepak bola klub.

Final Champions League kini menarik perhatian global yang lebih besar dibandingkan dengan Super Bowl. Final musim lalu antara Paris Saint-Germain dan Inter Milan ditonton oleh sekitar 430 juta orang di lebih dari 200 wilayah, sedangkan final tahun 2023 antara Manchester City dan Inter mencatatkan penonton yang lebih besar lagi, yaitu sekitar 450 juta.

Sebagai pembanding, Super Bowl LX yang berlangsung pada bulan Februari lalu mencatatkan 125,6 juta pemirsa di Amerika Serikat melalui NBC, Peacock, Telemundo, dan NFL+.

Mengapa Ada Selisih Besar?

Final Champions League disiarkan di saluran gratis di Prancis, Italia, Jerman, dan Spanyol, sehingga menjamin akses massal di pasar Eropa yang besar. Selain itu, pertandingan ini juga ditayangkan di Asia, Afrika, Amerika Selatan, dan Timur Tengah.

Dengan final yang dijadwalkan pada malam Sabtu sesuai waktu utama Eropa, jendela waktu ini memudahkan pemirsa dari Amerika hingga Asia. Sementara itu, jadwal Super Bowl lebih condong kepada pemirsa di AS.

Bagaimana dengan Penonton Langsung?

Kira-kira 125 juta orang di Amerika menyaksikan siaran langsung saat bersamaan, menjadikannya salah satu siaran tunggal terbanyak di televisi AS.

Namun, rata-rata penonton langsung untuk final Champions League diperkirakan sekitar 150 juta secara global. Meskipun Super Bowl adalah acara siaran langsung terbesar di televisi, final Champions League tetap menjadi event klub global terbesar berdasarkan total jangkauan.

Berapa Pendapatan Arsenal dari Final Ini?

Skala kompetisi ini terlihat jelas dari hadiah uang yang ditawarkan. Arsenal, yang mencapai final tahun ini setelah mengalahkan Atletico Madrid dengan agregat 2-1, telah mengantongi lebih dari £122 juta (sekitar $166 juta) dari perjalanan mereka sejauh ini. Kemenangan atas PSG di final akan menambah £10 juta (sekitar $13,6 juta) lagi.

Baca juga:  Inter Miami vs. Whitecaps Final MLS 2025! Jadwal & Info Nonton Lengkap.

Pendapatan Arsenal dari Champions League ini sudah lebih dari dua kali lipat hadiah uang yang ditawarkan kepada juara Premier League, yang semakin menunjukkan bahwa sepak bola Eropa telah melampaui liga nasional baik dari segi komersial maupun audiens.

Perbandingan di Amerika Serikat

Di Amerika, final Champions League masih tergolong produk yang lebih kecil. Final tahun 2025 hanya rata-rata ditonton 2,04 juta orang di CBS, angka terendah jaringan tersebut sejak mendapatkan hak siar pada tahun 2021.

CBS telah melihat dua juta penonton pada lima final berturut-turut, dan perluasan sepak bola di AS, yang sebagian didorong oleh Piala Dunia yang akan diselenggarakan di rumah sendiri tahun depan, menunjukkan bahwa audiens pertandingan ini terus berkembang.

Final UEFA Champions League semakin menjadi panggung utama bagi klub-klub Eropa, dan Arsenal berharap dapat meraih prestasi sehingga bisa kembali bersinar di pentas Eropa.

(LC/GN)
sumber : www.sportingnews.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Liga Champions Bisbol Eropa: Regensburg hadirkan péling mewah dan bintang Jepang!

Liga Champions Bisbol Eropa kembali mengguncang, dengan Regensburg menghadirkan pertunjukan megah dan...

Dembele berjanji siap 100% untuk final Liga Champions!

Dembele berkomitmen untuk tampil 100% di final Liga Champions, siap memberikan performa...

Aston Villa Hancurkan Freiburg, Berhasil Raih Juara Liga Europa!

Aston Villa meraih kemenangan gemilang melawan Freiburg, mengukuhkan diri sebagai Juara Liga...

UEFA Ubah Format Nations League, Mirip Liga Champions dan Europa League!

UEFA mengumumkan perubahan format Nations League yang kini mirip dengan Liga Champions...