Home Sepakbola Champions League Mikel Arteta ungkap alasan Gabriel ambil penalti krusial di final Liga Champions.
Champions League

Mikel Arteta ungkap alasan Gabriel ambil penalti krusial di final Liga Champions.

Share
Share

Arteta Ungkap Permintaan Gabriel Ambil Penalti

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengungkapkan bahwa Gabriel Magalhaes meminta untuk mengambil penalti krusial yang ia lewatkan dalam final Liga Champions. Gabriel ditunjuk sebagai eksekutor penalti kelima dalam adu penalti, di mana ia harus mencetak gol untuk membawa Arsenal ke babak sudden death. Namun, sayangnya, tendangannya melambung jauh di atas mistar gawang.

Kekalahan Menyakitkan untuk Arsenal

Kekalahan ini memastikan Paris Saint-Germain meraih gelar Liga Champions secara beruntun, sedangkan Arsenal harus merasakan pahitnya kehilangan kesempatan setelah berjuang keras hingga adu penalti. Ini merupakan penalti pertama Gabriel untuk Arsenal, di mana Arteta telah melakukan beberapa perubahan dengan mengistirahatkan beberapa eksekutor penalti reguler.

Strategi Arteta di Pertandingan

Arteta melakukan enam pergantian pemain saat pertandingan memasuki waktu tambahan, menyebabkan Martin Odegaard, Bukayo Saka, dan Kai Havertz tidak dapat ambil bagian dalam adu penalti.

“Ia ingin mengambilnya,” kata Arteta mengenai Gabriel. “Biasanya, eksekutor penalti kami adalah Bukayo Saka, Martin Odegaard, dan Kai Havertz. Namun, kami tahu jika pertandingan berlanjut ke waktu tambahan dan adu penalti, pemain lain harus melangkah maju.”

Reaksi Pemain Terhadap Adu Penalti

Eberechi Eze juga gagal dalam kesempatan penalti, sementara Viktor Gyokeres, Declan Rice, dan Gabriel Martinelli mencetak gol dalam adu penalti. Rice memberikan dukungannya kepada Eze dan Gabriel setelah akhir kampanye yang “kita semua rasa penuh luka.”

“Kehilangan penalti di final Liga Champions jelas bukanlah hal yang menyenankan,” ungkap Rice kepada TNT Sports. “Kami tetap bersama mereka. Ini terjadi dalam sepak bola, dan mereka bukan pemain terakhir yang akan gagal dalam penalti di final. Tanpa dua pemain ini musim ini, kami tidak akan bisa memenangkan Premier League, itu pasti.”

Gabriel telah menunjukkan kualitasnya sebagai pemain dan karakter yang kuat sepanjang musim ini, dan momen ini menjadi pelajaran berharga baginya. Arsenal kini harus menilai kembali strategi mereka sambil mempersiapkan diri untuk kompetisi selanjutnya.

Baca juga:  Arsenal vs Newcastle: Preview, Berita Tim, Statistik & Rekor Pertemuan

(LC/GN)
sumber : sports.yahoo.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Wasit Somalia Artan dilirik UEFA, meski terhalang larangan AS!

Wasit Somalia, Artan, menarik perhatian UEFA meski terhalang larangan dari AS. Kesempatan...

Preview Piala Dunia 2026: Tim Inggris, Jadwal, dan Prediksi Kesuksesan!

Piala Dunia 2026 semakin mendekat! Tim Inggris bersiap menghadapi tantangan baru dengan...

Korea Selatan Tundukkan Ceko, tapi Kenapa Banyak Kursi Kosong?

Korea Selatan meraih kemenangan melawan Ceko, namun pertandingan diwarnai banyak kursi kosong....

Bradley Barcola: Winger PSG ini mungkin bakal pindah usai Piala Dunia!

Bradley Barcola, winger muda PSG, dikabarkan berpeluang pindah setelah Piala Dunia, menarik...