Home Sepakbola Champions League Perform UCL: Siapa yang Melesat, Siapa yang Loyo Musim Ini?
Champions League

Perform UCL: Siapa yang Melesat, Siapa yang Loyo Musim Ini?

Share
Perform UCL: Siapa yang Melesat, Siapa yang Loyo Musim Ini?
Share

Siapa yang Gemilang, Siapa yang Loyo? Analisis Performa Klub Liga Champions Berdasarkan Nilai Pasar

Babak penyisihan grup Liga Champions telah rampung dengan gemilang, mengantar 24 dari 36 klub menuju fase gugur. Sementara kita menanti pertarungan sengit di babak berikutnya, ada baiknya kita menengok kembali perjalanan di fase grup dan mencoba menganalisis klub mana saja yang berhasil tampil di atas ekspektasi dan klub mana yang justru di bawah harapan.

Menentukan tim favorit juara Liga Champions setiap musim memang selalu menjadi perdebatan. Namun, nilai pasar skuad dari Transfermarkt seringkali bisa menjadi indikator yang baik untuk melihat kapasitas sebuah tim. Dengan memeringkat ke-36 tim yang berkompetisi di fase grup musim ini berdasarkan nilai pasar skuad mereka, kita bisa dengan mudah melihat klub mana yang melampaui peringkat nilai pasarnya dan klub mana yang seharusnya bisa berbuat lebih baik.

Klub yang Tampil Melebihi Ekspektasi di Fase Grup Liga Champions

Meskipun peringkat klub yang tampil melebihi ekspektasi ini mungkin tidak sepenuhnya selaras dengan klasemen grup sesungguhnya, data menunjukkan bahwa beberapa klub "mungil" Eropa berhasil mencatatkan kesan mendalam musim ini. Enam posisi teratas dalam peringkat ini didominasi oleh klub-klub di luar lima liga top Eropa. Sebut saja Club Brugge (+8), Pafos dan Sporting (keduanya +9), Bodø/Glimt (+10), atau Olympiakos (+11). Namun, pemenang paling jelas dari fase grup tak lain adalah wakil Azerbaijan, Qarabağ, yang finis di posisi ke-22 klasemen umum meskipun memiliki nilai skuad terkecil ketiga.

Namun, bukan hanya klub-klub kecil yang melebihi ekspektasi. Raksasa benua seperti Bayern Munich (+6), Tottenham (+5), Liverpool (+4), dan Arsenal (+2) juga menunjukkan performa yang sedikit lebih baik dari yang diperkirakan, meskipun keempat klub dari liga top Eropa ini memang diharapkan lolos dari fase grup. Beberapa nama lain yang patut disebut adalah Union Saint-Gilloise dari Belgia (+4) dan raksasa Turki Galatasary (+4), yang juga menempati peringkat tinggi di antara semua klub dalam kompetisi musim ini.

Baca juga:  Nico Gonzalez cedera, Champions League semifinal terancam, masa depan Piala Dunia 2026 di ujung tanduk!

Klub yang Tampil di Bawah Ekspektasi di Fase Grup Liga Champions

Tidak mengherankan, jika kelompok klub yang tampil di atas ekspektasi diisi oleh tim-tim "kuda hitam", maka kelompok yang tampil di bawah ekspektasi justru dihuni oleh klub-klub elite Eropa. Klub seperti Juventus dan Chelsea (keduanya -1) atau Borussia Dortmund dan Newcastle (keduanya -2) menunjukkan performa yang sedikit lebih buruk dari yang diharapkan selama delapan pertandingan, meskipun mereka semua berhasil lolos ke babak berikutnya. Demikian pula, Manchester City dan Paris Saint-Germain yang bertabur bintang sama-sama mengakhiri fase grup dengan skor peringkat daya -4.

Namun, tak satu pun dari raksasa tersebut menjadi "pelaku terburuk". Raksasa Prancis Marseille memiliki skor -8, setelah tersingkir dari kompetisi dengan finis di posisi ke-25, padahal memiliki skuad dengan nilai pasar tertinggi ke-17. Mereka sejajar dengan tim besar Liga Champions lainnya, Real Madrid, yang juga memiliki skor -8. Ini terjadi karena Real Madrid memiliki skuad paling bernilai di kompetisi namun hanya finis di posisi kesembilan klasemen umum. Namun, tidak ada klub yang tampil lebih buruk dari Napoli dan Eintracht Frankfurt, yang keduanya harus angkat kaki dari kompetisi meskipun memiliki skuad dengan nilai pasar tertinggi ke-19 dan ke-21.

Analisis nilai pasar ini memberikan perspektif menarik tentang bagaimana klub-klub di Liga Champions menjalankan ekspektasi yang melekat pada kekuatan finansial mereka. Hasil ini tentunya akan menjadi bahan evaluasi penting bagi tim-tim yang melangkah ke babak gugur, dan pelajaran berharga bagi mereka yang harus tersingkir.

(LC/GN)
sumber : www.transfermarkt.co.uk

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Arsenal harus hilangkan trauma final Eropa demi sejarah Liga Champions!

Arsenal harus menanggalkan beban trauma dari final Eropa jika ingin memulai babak...

VIDEO Daniel Merida Aguilar vs Ben Shelton | Roland-Garros 2026 | Match Highlights

Judul: Daniel Merida Aguilar vs Ben Shelton | Roland-Garros 2026 | Sorotan...

Final Liga Champions 2026: Siaran dan Rencana Kamera Arsenal vs PSG!

Siapkan diri untuk final Liga Champions 2026 antara Arsenal dan PSG! Saksikan...

VIDEO Hugo Gaston vs Gaël Monfils | Roland-Garros 2026 | Match Highlights

Judul: Hugo Gaston vs Gaël Monfils | Roland-Garros 2026 | Sorotan Pertandingan...