Liverpool Tak Berdaya Hadapi Dominasi Paris Saint-Germain
Paris Saint-Germain (PSG) hampir memastikan langkah ke semifinal UEFA Champions League setelah mencatatkan kemenangan 2-0 atas Liverpool di Parc des Princes pada Rabu malam. Dengan hasil ini, PSG membawa keunggulan dua gol untuk leg kedua di Anfield minggu depan.
Jalannya Pertandingan
PSG tampil dominan sepanjang pertandingan. Gol pembuka datang pada menit ke-11 ketika Désiré Doué berhasil menembus pertahanan Liverpool. Pemain muda ini mengontrol bola dengan baik di dalam kotak penalti, lalu melepaskan tembakan melengkung yang deflect dari kaki Ryan Gravenberch dan mengoyak jala gawang Giorgi Mamardashvili.
Gol tersebut menambah koleksi golnya di UEFA Champions League menjadi lima di musim ini, sama seperti di musim 2024-25, dan menjadikannya pemain keenam termuda yang mencapai 10 gol dalam kompetisi ini (20 tahun, 309 hari).
Selama babak pertama, Liverpool kesulitan dan tidak dapat mencatatkan satu tembakan pun. Ini menjadi pertama kalinya mereka tidak bisa melakukannya dalam pertandingan Champions League sejak November 2020. Sementara itu, PSG dengan leluasa mengendalikan permainan, mencatatkan 65 umpan berhasil dari Vitinha, jauh lebih banyak dibanding seluruh tim Liverpool yang hanya 82 umpan sebelum jeda.
Keunggulan 1-0 bagi PSG bertahan hingga menit ke-65, ketika Khvicha Kvaratskhelia menambah keunggulan. Ia menggiring bola melewati Gravenberch sebelum mengelabui Mamardashvili dan mendorong bola masuk ke gawang dari jarak dekat. Dengan gol ini, Kvaratskhelia mencetak gol dalam empat pertandingan knockout Champions League berturut-turut, sebuah pencapaian yang terakhir kali dilakukan Karim Benzema di musim 2021-22.
PSG seharusnya bisa menambah jumlah gol, namun Ousmane Dembélé menghantam tiang gawang dan Nuno Mendes gagal memanfaatkan peluang di depan gawang. Liverpool, yang di akhir pertandingan menyambut kembalinya Alexander Isak setelah cedera selama empat bulan, tidak berhasil mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran dalam laga ini.
Statistik Pertandingan
- PSG menguasai pertandingan dengan 65 persen penguasaan bola.
- Liverpool tidak mencatatkan tembakan on target untuk pertama kalinya dalam pertandingan Champions League sejak November 2020.
- Tidak ada gol tambahan yang tercipta di babak kedua meski PSG menciptakan banyak peluang.
Leg kedua di Anfield akan menjadi tantangan berat bagi Liverpool untuk membalikkan keadaan. Berdasarkan performa di laga ini, peluang mereka untuk melanjutkan langkah di kompetisi ini sangat tipis.
Dampak Pertandingan
Kekalahan ini menambah catatan buruk Liverpool yang kini hanya menang dua kali dari delapan laga terakhir mereka di semua kompetisi. Sementara PSG memperpanjang momentum positif mereka, menjelang leg kedua yang akan berlangsung pada minggu depan.
(LC/GN)
sumber : theanalyst.com
Leave a comment