Bodo/Glimt Permalukan Tim Muda Inter Milan 3-1 di Play-off UEFA Youth League!
BODO – Klub Norwegia, Bodo/Glimt, berhasil mengejutkan raksasa Italia, Inter Milan, dengan kemenangan 3-1 pada leg pertama babak play-off Liga Champions Muda (UEFA Youth League) yang digelar pada 18 Februari. Penyerang Denmark, Kasper Hogh, tampil brilian dengan menyumbang dua assist dan satu gol untuk memastikan kemenangan krusial bagi tim tuan rumah.
Reaksi Pelatih Bodo/Glimt
“Pertama dan terpenting, saya rasa kami tidak memainkan pertandingan terbaik hari ini,” ujar pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen, kepada TV2. “Kami terlalu sering salah umpan, kami tidak cukup jelas dengan identitas kami. Ada sesuatu yang sedikit netral tentang kami, tetapi kami mencetak beberapa gol fantastis.”
“Kami tahu kami bermain melawan tim yang sangat bagus. Hal baiknya adalah kami akan menghadapi pertandingan berikutnya, dan saya pikir kami memiliki lebih banyak potensi daripada apa yang kami tunjukkan secara keseluruhan hari ini,” tambahnya.
Jalannya Pertandingan
Tim Norwegia itu unggul lebih dulu pada menit ke-20 ketika umpan backheel Hogh berhasil diselesaikan dengan tenang oleh Sondre Brunstad Fet ke sudut bawah gawang.
Inter, tim muda dari klub pemuncak Serie A Italia, membalas 10 menit kemudian melalui Pio Esposito, pemain berusia 20 tahun, yang berbalik cepat di dalam kotak penalti untuk menembakkan bola setelah menerima umpan terobosan dari Carlos Augusto. Gol Esposito ini menjadikannya pemain Italia termuda yang mencetak gol untuk Inter di babak gugur kompetisi ini.
Inter sebenarnya mendominasi setelah jeda, dengan Lautaro Martinez mengenai tiang gawang dan Carlos Augusto menguji kiper Nikita Haikin dari jarak jauh, namun justru tim tuan rumah yang mengambil inisiatif.
Sebuah kelengahan di lini belakang Inter memungkinkan Hogh menerobos maju dan menemukan Jens Petter Hauge, yang melepaskan tembakan keras ke atap gawang pada menit ke-61.
Peran Krusial Kasper Hogh
Tiga menit kemudian, Hogh sendiri yang mengkonversi umpan silang akurat dari Ole Didrik Blomberg dari jarak dekat, membawa golnya menjadi empat di kompetisi musim ini. Kontribusi Hogh dalam laga ini menunjukkan perannya yang tak tergantikan bagi Bodo/Glimt.
“Saya merasa luar biasa, bersyukur bisa bermain dengan tim ini. Saya senang bisa membantu tim dengan memberikan assist dan mencetak gol. Saya bermain di tim yang bagus, jadi itu menyenangkan,” kata Hogh.
Rekor Gemilang Bodo/Glimt
Hasil ini menambah babak baru dalam perjalanan gemilang Bodo/Glimt di UEFA Youth League musim ini. Sebelumnya, tim Norwegia ini pernah meraih kemenangan 3-1 atas tim muda Manchester City di fase grup dan bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan tim muda Atletico Madrid 2-1 demi mengamankan tempat di babak play-off.
Kemenangan ini juga menandai kedua kalinya sebuah tim Norwegia berhasil mengalahkan lawan dari Italia di kompetisi antarklub Eropa (European Cup atau Champions League), setelah kemenangan Rosenborg 2-1 atas AC Milan di fase grup pada Desember 1996.
Tantangan Berat Inter di Leg Kedua
Pasukan Cristian Chivu, yang merupakan pelatih tim muda Inter, kini harus berjuang keras untuk membalikkan defisit di leg kedua. Pertandingan penentuan akan digelar di San Siro pada 24 Februari 2024, pukul 20.00 WIB. Pertandingan ini dapat disaksikan melalui layanan streaming resmi UEFA.tv.
“Ini pertandingan yang sulit melawan lawan yang bagus, terutama di kandang mereka. Hasil yang buruk bagi kami dan malam yang buruk bagi kami, tetapi kami harus tetap tenang dan percaya bahwa kami bisa menang di kandang,” ujar gelandang Inter, Petar Sucic, kepada situs resmi UEFA.
Pelatih Chivu menambahkan, “Kami berusaha beradaptasi sebaik mungkin dalam kondisi seperti itu. Sayangnya kami kalah, tetapi cara kami bersikap dan cara kami berusaha, saya pikir itu adalah cara yang tepat.”
Hasil Lain Play-off UEFA Youth League
Pada pertandingan play-off lainnya yang juga berlangsung pada 18 Februari, dua gol dari Patrik Schick membantu tim muda Bayer Leverkusen mengamankan kemenangan 2-0 di kandang Olympiakos.
Sementara itu, di Belgia, tim muda Club Brugge menahan imbang Atletico Madrid dengan skor 3-3. Gol-gol mereka dicetak oleh Raphael Onyedika, Nicolo Tresoldi, dan Christos Tzolis, sedangkan Atleti mencetak gol melalui Julian Alvarez, Ademola Lookman, dan gol bunuh diri Joel Ordonez.
(LC/GN)
sumber : www.straitstimes.com
Leave a comment