PSG vs Arsenal: Peluang dan Strategi di Final Liga Champions
Arsenal memiliki peluang dalam final Liga Champions akhir pekan ini, meskipun PSG bukan lawan yang bisa dianggap remeh. Berikut adalah beberapa cara Arsenal bisa mengatasi rintangan ini.
Jalan Menuju Sejarah
Arsenal hanya membutuhkan satu kemenangan untuk menciptakan sejarah. Jika berhasil meraih gelar di final Liga Champions di Budapest, tim asuhan Mikel Arteta ini akan tercatat sebagai pemenang ke-25 dalam sejarah kompetisi, sekaligus menjadi klub Inggris keempat yang meraih double Eropa setelah sukses meraih gelar Premier League pekan lalu.
Namun, hadangan berat menanti, yakni Paris Saint-Germain (PSG) yang merupakan juara bertahan.
Statistik PSG yang Menakutkan
PSG mengalahkan Inter Milan dengan skor telak 5-0 di final musim lalu dan telah mengalahkan tim-tim seperti Liverpool, Aston Villa, dan Arsenal di jalur menuju gelar. Mereka juga telah mengalahkan Monaco, Chelsea, Liverpool, dan Bayern Munich di fase knockout musim ini, menunjukkan dominasi mereka.
Rekor PSG melawan klub-klub Premier League sangat kuat, dengan kemenangan dalam lima pertandingan terakhir melawan tim-tim Inggris. Mereka membuktikan bahwa mereka mampu mengalahkan lawan tangguh dengan menyisihkan Bayern Munich, yang pada saat itu merupakan tim terbaik di dunia versi Opta Power Rankings.
Pertahanan Arsenal yang Kompak
Arsenal perlu tampil luar biasa jika ingin menyingkirkan juara bertahan. Komposisi pertahanan yang solid akan menjadi kunci untuk meredam serangan PSG yang dipenuhi dengan pemain berkualitas. Dalam konteks ini, Arsenal memiliki catatan baik dengan 11 kemenangan 1-0 di semua kompetisi musim ini, menunjukkan kekuatan mereka dalam meraih hasil tipis.
Taktik Melawan Serangan PSG
Meski pertahanan Arsenal kuat, menghadapi Ousmane Dembélé, Désiré Doué, dan Khvicha Kvaratskhelia adalah tantangan yang besar. PSG hanya membutuhkan satu gol lagi untuk menyamai rekor Barcelona dengan 45 gol dalam satu musim Liga Champions. Dalam 27 pertandingan terakhir, PSG mencetak 62 gol dengan rata-rata 2,24 gol per pertandingan.
Dalam pertandingan terakhir melawan tim selevel, PSG bahkan mencetak empat gol melawan Liverpool dan lima gol melawan Bayern Munich. Artinya, Arsenal mungkin harus siap menghadapi situasi di mana PSG akan mencetak gol dan perlu menyerang untuk menciptakan peluang.
Kelemahan yang Dapat Dieksploitasi
PSG juga rentan terhadap kesalahan. Mereka mencatatkan 26 kesalahan yang berujung pada tembakan lawan di Liga Champions musim ini. Dalam hal ini, Paris Saint-Germain pernah kebobolan lewat serangan balik, jadi Arsenal harus memanfaatkan peluang ni.
Terlebih, PSG juga memiliki kelemahan dalam menerima tekanan, mengingat mereka kehilangan bola 141 kali dalam zonasi 40 meter dari gawang mereka. Jika Arsenal bisa menekan dengan baik, mereka berpotensi membuat PSG kehilangan fokus.
Serangan Arsenal: Peluang di Flank Kanan
Serangan Arsenal juga mungkin perlu memanfaatkan sisi kanan pertahanan PSG. Achraf Hakimi, meski dikenal sebagai bek kanan yang ofensif, terkadang meninggalkan celah yang bisa dimanfaatkan. Tim-tim seperti Spurs dan Chelsea berhasil mencetak gol dengan mengeksploitasi sisi ini.
Pendekatan yang dilakukan Arsenal dalam pertandingan melawan Manchester City baru-baru ini menegaskan potensi mereka untuk menekan. Dalam pertandingan itu, Arsenal mencatatkan tekanan lebih banyak dibandingkan pertandingan lain, menunjukkan keseriusan mereka dalam menghadapi lawan berat.
Kesimpulan: Peluang Arsenal di Final
PSG sedang dalam peleton juara bertahan, sementara Arsenal bertujuan untuk mengakhiri puasa gelar Eropa yang sudah berlangsung terlalu lama. Meskipun PSG memiliki keuntungan dan pengalaman lebih, Arsenal memiliki kekuatan mereka sendiri untuk memanfaatkan potensi kesalahan PSG.
Pertandingan ini akan disiarkan secara langsung pada hari Sabtu, 21 Oktober 2023, pukul 23:00 WIB di Champions TV dan dapat juga disaksikan di platform streaming Vidio.
(LC/GN)
sumber : theanalyst.com
Leave a comment