Liga Champions 2024/2025 Pecahkan Rekor Pendapatan, PSG dan Barcelona Raih Untung Besar
Era baru Liga Champions terbukti menjadi tambang emas sejati bagi sepak bola Eropa. Kompetisi tersebut mendistribusikan total 2,467 miliar euro pada musim 2024-2025. Angka fantastis ini menandai peningkatan 19% dibanding tahun sebelumnya, mengukuhkan turnamen ini sebagai mesin ekonomi tak tergantikan bagi klub-klub elite yang berhasil lolos dan melaju ke fase gugur.
Barcelona Ungguli Real Madrid dalam Pendapatan Domestik
Di kancah domestik Spanyol, FC Barcelona mencatatkan kejutan finansial dengan memimpin perolehan pendapatan di antara tim-tim Spanyol. Klub Blaugrana itu menerima 116,6 juta euro, 15% lebih banyak dibanding Real Madrid yang menyelesaikan partisipasinya dengan 101,8 juta euro. Angka-angka ini menempatkan kedua raksasa tersebut dalam kelompok elit tujuh klub Eropa yang berhasil melampaui batas seratus juta euro dalam satu kampanye Eropa.
Keberhasilan finansial La Liga tidak hanya terbatas pada dua klub besar tersebut. Atlético de Madrid berhasil mengumpulkan 84,9 juta euro setelah perjalanan mereka di turnamen ini, sementara Girona FC, yang melakukan debut, meraih pendapatan 29,9 juta euro. Secara total, lima klub Spanyol menerima 333,2 juta euro dari UEFA. Real Madrid juga menambahkan 5 juta euro berkat kemenangan mereka di Piala Super UEFA melawan Atalanta.
PSG, Raja Pendapatan dan Juara Eropa
Di panggung internasional, pemenang ekonomi terbesar adalah Paris Saint-Germain (PSG). Setelah dinobatkan sebagai juara Eropa di bawah arahan Luis Enrique, tim asal Paris ini mengantongi jumlah fantastis 144,4 juta euro.
Hanya untuk kemenangan di final saja, klub tersebut menerima 25 juta euro. Total pendapatan Liga Champions PSG bahkan melampaui seluruh hak siar televisi Ligue 1 yang didistribusikan ke semua tim sepanjang satu musim penuh.
Inter Milan, Arsenal, dan Bayern Melengkapi Jajaran Top
Sementara itu, distribusi pendapatan di antara kekuatan Eropa lainnya semakin menegaskan kesenjangan ekonomi di benua tersebut. Inter Milan mencapai 136,6 juta euro setelah bermain di final, diikuti oleh Arsenal dengan 117 juta euro.
Klub-klub Jerman juga menunjukkan kekuatan finansial mereka: Bayern Munich meraup 105,9 juta euro dan Borussia Dortmund 102,2 juta euro. Angka-angka ini menggarisbawahi bagaimana Liga Champions telah menjadi pilar fundamental untuk menopang anggaran rekor klub-klub paling kuat di dunia.
(LC/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment