Pro Recco dan Zodiac CNAB Lolos ke Final
Final Four memunculkan dua semi-final yang sangat dramatis, di mana Pro Recco dan Zodiac CNAB (Barceloneta) berhasil mengamankan tempat di final setelah penampilan yang mengesankan.
Tim raksasa Italia, Pro Recco, tampil dominan melawan Olympiacos dalam laga dengan skor tinggi. Sementara itu, Barceloneta berhasil selamat dari adu penalti yang menegangkan melawan Ferencvaros setelah pertandingan yang penuh dengan perubahan momentum dan drama menjelang akhir.
Jalannya Pertandingan: Zodiac CNAB vs. FTC Telekom
ZODIAC 13
FTC TELEKOM 11
(3-2, 3-1, 1-3, 2-3, 4-2)
Pertandingan semi-final yang dramatis berlangsung hingga detik-detik terakhir, di mana Zodiac CNAB (Barceloneta) menunjukkan ketenangan di bawah tekanan untuk mengalahkan Ferencvaros. Laga ini dipenuhi oleh perubahan momentum dan gol-gol spektakuler, diakhiri dengan adu penalti.
Barceloneta memulai dengan sempurna, memanfaatkan peluang man-up pertama mereka, dan Alessandro Velotto membuka skor. Ferencvaros segera merespons, dengan Janos Fekete menyamakan kedudukan setelah berhasil mengeksekusi peluang enam meter.
Barceloneta kembali memimpin melalui Gonzalo Oscar Echenique yang menyelesaikan serangan balik. Namun, juara Hungaria terus melawan dan Eduardo Di Somma kembali menyamakan kedudukan.
Pertandingan berlangsung sengit, hingga Velotto menjaringkan gol keduanya dengan sisa enam detik di kuarter pertama, membawa Barceloneta memimpin 3-2.
Di kuarter kedua, Barceloneta semakin menguasai permainan, terutama melalui eksekusi man-up yang efisien. Unai Lara memperlebar jarak sebelum Szilard Jansik mencoba memperkecil selisih.
Eksekusi man-up tim Spanyol terbukti krusial, dengan Velotto mencetak hat-trick, diikuti oleh gol dari Biel yang memberikan keunggulan terbesar bagi Barceloneta di pertandingan ini dengan skor 6-3.
Ferencvaros tidak patah semangat. Dusan Mandic memanfaatkan situasi unggul pemain dan defleksi untuk mendekatkan jarak, diikuti oleh gol dari Csaba Vigvari. Krisztian Manhercz kemudian menyamakan kedudukan menjadi 6-6, mengubah arah laga.
Biel membalaskan kembali keunggulan untuk Barceloneta, namun di kuarter terakhir, Manhercz menyamakan kedudukan menjadi 7-7. Ferencvaros kemudian memimpin untuk pertama kali lewat Stylianos Argyropoulos setelah situasi man-up.
Barceloneta merespons melalui Raul Tahulli, menjelang akhir pertandingan yang sangat tegang. Fekete kembali mencetak gol untuk Ferencvaros, membawa mereka dekat dengan final. Namun, Velotto kembali menentukan, mencetak gol keempatnya hanya dengan 34 detik tersisa untuk mengarah ke adu penalti.
Dalam adu penalti, Unai Rubio Aguirre menjadi pahlawan bagi Barceloneta, menyelamatkan dua tendangan lima meter dan mengantarkan timnya ke final setelah salah satu pertandingan paling mendebarkan dalam kompetisi ini.
Jalannya Pertandingan: Pro Recco vs. Olympiacos
PRO RECCO 19
OLYMPIACOS 13
(8-4, 5-3, 3-2, 3-4)
Pro Recco kembali tampil gemilang di Final Four setelah absen satu tahun, dengan penampilan yang dominan menghadapi Olympiacos.
Tim Italia ini langsung menunjukkan kekuasaan mereka, membuka keunggulan dua gol melalui pemain tim nasional Andrea Fondelli dan Nicolas Presciutti. Gergo Zalanki dari Olympiacos sempat memperpendek jarak, namun Pro Recco segera merespons, dengan Luke Pavillard mengubah peluang man-up pertama menjadi gol.
Francesco Condemi menambah keunggulan sebelum Ioannis Alafragkis memperkecil selisih dan membuat pertandingan semakin menarik.
Aksi cepat terus berlanjut saat Pro Recco mempertahankan efisiensi dalam situasi man-up. Giacomo Cannella berhasil mengkonversi peluang man-up keduanya, sedangkan Zalanki terus menunjukkan performa terbaiknya dengan mencetak gol tambahan.
Namun, para pemain tim nasional Italia terus menghadirkan ancaman, dengan Francesco Di Fulvio dan Cannella memperlebar jarak. Álvaro Ortega Granados mencetak gol terakhir di kuarter pertama yang berakhir dengan skor 8-3 untuk Pro Recco.
Kuarter kedua berlangsung serupa, di mana Pro Recco terus menghukum Olympiacos dalam situasi man-up. Bruce Irving menambah keunggulan sebelum Alafragkis berusaha menghidupkan harapan tim Yunani.
Irving tampil gemilang, mencetak gol-gol penting yang membawa Pro Recco menjelang jeda dengan keunggulan 13-7.
Setelah interval, dominasi Italia berlanjut. Ortega Granados mencetak penalti, sementara Olympiacos tetap berupaya melalui gol Dimitrios Nikolaidis dan Konstantinos Genidounias. Namun, setiap upaya pengurangan jarak dijawab oleh gol Pro Recco, di mana Irving mencetak gol keempatnya.
Pro Recco akhirnya menuntaskan pertandingan dengan mencetak 19 gol dan membawa pulang kemenangan 19-13, sekaligus memastikan tempat mereka di final dan melanjutkan pencarian kejayaan kontinental.
Statistik Pemain
Zodiac CNAB: U. Aguirre, E. Munarriz, A. Velotto (4), M. Valls Ferrer, B. Sanahuja Carne, O. Echenique (1), J. Bustos, Z. Burian, R. Tahulli (1), M. Casabella, U. Biel Lara (3), A. Bustos, B. Delmas Tortorella, B. Gomila.
FTC Telekom: D. Szakonyi, D. Mandic (1), K. Manhercz (2), M. Vamos (1), E. di Somma (1), G. Fekete (1), S. Argyropoulos (1), D. Varga, V. Vigvari (1), S. Jansik (1), M. De Toro, S. Vogel, Z. Vismeg.
Pro Recco: G. Nicosia, F. di Fulvio (1), A. Granados Ortega (4), G. Cannella (2), A. Fondelli (1), L. Durik, N. Presciutti (1), L. Pavillard (1), M. Iocchi Gratta (1), R. Buric (1), F. Condemi (2), B. Irving (4), T. Negri, F. Cassia.
Olympiacos: E. Zerdevas, D. Angyal, N. Gkillas (1), K. Genidounias, I. Fountoulis (1), K. Gouvis, G. Zalanki (4), D. Dimou, I. Alafragkis (2), K. Kakaris, D. Nikolaidis (2), A. Papanastasiou (2), P. Tzortzatos, E. Pouros.
Hasil ini menegaskan kembalinya Pro Recco ke level elit Eropa dan mempertegas posisi mereka sebagai salah satu favorit dalam perburuan gelar di final mendatang.
(LC/GN)
sumber : sport.timesofmalta.com
Leave a comment