Piala Afrika 2025: Afrika Selatan dan Angola Jaga Rivalitas di Laga Pembuka Grup B
Minggu, 21 Desember 2025. 15:00
Para pemain Afrika Selatan saat sesi latihan Bafana Bafana di High Performance Centre, Pretoria, pada 10 Desember 2025. ©Samuel Shivambu/BackpagePix
Laga pembuka Grup B Piala Afrika (AFCON) 2025 akan menyajikan duel sengit antara Afrika Selatan dan Angola. Kedua tim dijadwalkan saling berhadapan di Stadion Marrakesh pada Selasa, 23 Desember, pukul 00.00 WIB. Pertandingan ini dapat disaksikan secara langsung melalui layanan streaming resmi Vidio.
Harapan dan Performa Afrika Selatan
Afrika Selatan, juara AFCON 1996, akan menjalani penampilan ke-12 mereka di turnamen kontinental ini. Mereka bertekad melanjutkan performa apik setelah finis di posisi ketiga pada edisi 2023 (yang dimainkan tahun 2024) di Pantai Gading.
Bafana Bafana berhasil lolos ke AFCON 2025 sebagai juara grup kualifikasi, mengungguli Uganda, Kongo, dan Sudan Selatan. Konsistensi ini juga mereka tunjukkan di kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026, di mana mereka finis di puncak grup di atas Nigeria, Benin, Lesotho, Rwanda, dan Zimbabwe, sekaligus mengamankan tempat di turnamen global tersebut.
Terakhir kali pasukan Hugo Broos berlaga adalah pada Selasa, 16 Desember, di mana mereka meraih kemenangan 1-0 atas tim Ghana ‘B’ di Soweto. Gol kemenangan dicetak oleh Sipho Mbule pada babak kedua.
“Saya senang dengan hasilnya, tetapi kami bisa bermain jauh lebih baik,” ujar pelatih asal Belgia itu setelah kemenangan atas Ghana. “Kami tidak bermain terlalu bagus, pergerakan kami tidak seperti biasanya. Umpan-umpan kami juga kurang akurat, jadi masih banyak pekerjaan yang harus kami lakukan agar berada di level tertinggi minggu ini.”
“Mungkin ada sesuatu di benak para pemain bahwa minggu depan AFCON dimulai, dan mereka sedikit takut cedera. Sekali lagi, kami mengharapkan lebih. Tapi ini bisa terjadi, saya ingat dua tahun lalu kami juga bermain buruk melawan Lesotho, jadi itu memberi kami harapan. Saya yakin para pemain akan siap minggu depan melawan Angola.”
Ambisi Angola di Turnamen
Angola akan mencatatkan penampilan ke-10 mereka di AFCON. Pada edisi terakhir 2023 (yang dimainkan 2024), mereka berhasil mencapai babak perempat final, menyamai performa terbaik mereka di turnamen tersebut pada tahun 2008 dan 2010.
Palancas Negras lolos ke AFCON 2025 sebagai juara grup kualifikasi, mengungguli Sudan, Niger, dan Ghana. Namun, kampanye kualifikasi Piala Dunia mereka baru-baru ini berakhir mengecewakan, dengan finis di posisi keempat grup di bawah Tanjung Verde, Kamerun, dan Libya, hanya unggul dari Mauritius dan Eswatini.
Di bawah asuhan pelatih Patrice Beaumelle, Angola melakukan pemanasan untuk AFCON dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Mozambik dalam laga persahabatan internasional pada Rabu, 17 Desember. Gol-gol dicetak oleh Gelson Dala, Zito Luvumbo, David Carmo, dan Rui Modesto.
Kiper Angola, Hugo Marques, meyakini timnya harus menargetkan lolos ke babak gugur sebagai tujuan realistis di AFCON kali ini.
“Kami bersiap untuk melewati fase grup, dan kami pikir itu mungkin. Dengan satu kemenangan di grup, kami bisa langsung masuk ke sepertiga teratas, dan itu bagus,” kata Marques. “Pada AFCON terakhir, Angola juga bukan favorit di grup, namun mereka finis pertama, jadi itu bisa memberi gambaran banyak tentang apa yang akan terjadi di babak 16 besar.”
“Pertama, Anda bisa bertemu tim peringkat ketiga dari grup lain. Kami harus melakukan pekerjaan kami dan mencoba untuk naik setinggi mungkin di grup. Dari apa yang telah kami lakukan, jika kami tidak lolos fase grup, itu akan menjadi kekecewaan besar.”
Rekor Pertemuan Kedua Tim
Afrika Selatan dan Angola telah saling berhadapan sebanyak 20 kali, termasuk pertandingan non-resmi ‘A’ seperti di Pesta Olahraga Afrika, Piala COSAFA, dan Kejuaraan Negara-negara Afrika. Dari jumlah tersebut, Bafana Bafana unggul dengan sembilan kemenangan (ditambah satu via adu penalti) berbanding tiga kemenangan milik Angola.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi dalam laga persahabatan internasional pada November 2022 di Stadion Mbombela, Nelspruit, yang berakhir imbang 1-1. Gol pembuka Zini untuk Angola pada menit ke-20 berhasil dibalas delapan menit kemudian melalui tendangan penalti Zakhele Lepasa.
Pertandingan pembuka ini akan menjadi krusial bagi kedua tim untuk membangun momentum positif di Grup B dan membuka jalan menuju fase gugur AFCON 2025.
(WC/GN)
sumber : africanfootball.com
Leave a comment