Amerika Serikat Pesta Gol 5-1 atas Uruguay, Bikin Marcelo Bielsa Pusing Tujuh Keliling
Amerika Serikat sukses menumbangkan Uruguay dengan skor telak 5-1 dalam laga persahabatan internasional. Kemenangan ini tidak hanya menghentikan rekor tak terkalahkan Uruguay dalam enam pertandingan terakhir, tetapi juga meninggalkan pelatih Marcelo Bielsa dengan banyak pertanyaan menjelang persiapan timnya menghadapi Piala Dunia FIFA 2026.
Kemenangan Gemilang AS dan Pukulan Telak Uruguay
Hasil ini menjadi pernyataan tegas dari tim nasional pria AS. Sebaliknya, ini adalah pukulan besar bagi Uruguay. Tidak banyak yang akan memprediksi hasil seperti ini, dan kini juara dunia dua kali itu harus menunggu hingga jendela internasional Maret untuk memperbaiki kekalahan telak tersebut.
Pelatih kedua tim nasional ini adalah sahabat karib dari Argentina. Marcelo Bielsa melatih Uruguay, dan Mauricio Pochettino yang menukangi AS, menganggap Bielsa sebagai mentornya. Pochettino sangat membutuhkan kemenangan besar seperti ini, bahkan jika itu harus terjadi melawan kompatriotnya. Kemenangan internasional terakhir USMNT yang dianggap “statement” mungkin adalah kemenangan 3-0 dalam laga persahabatan melawan Maroko pada Juni 2022. Sejak itu, ada banyak pasang surut.
Belakangan, di bawah pengawasan Pochettino, pemain top seperti Christian Pulisic sempat absen dari aksi internasional dan hasil di kompetisi Amerika Utara atau laga persahabatan internasional tidak meyakinkan. Kemenangan telak atas Uruguay ini mungkin menunjukkan adanya harapan bagi negara tuan rumah menjelang Piala Dunia FIFA 2026.
Performa Uruguay di Bawah Bielsa
Uruguay asuhan Bielsa mengalami masa-masa campur aduk akhir-akhir ini. Sebelum pertandingan ini, tim berjuluk ‘La Celeste’ itu tidak terkalahkan dalam enam pertandingan. Namun, tiga pertandingan pertama dari rekor tersebut adalah melawan tiga tim terbawah di kualifikasi Piala Dunia Amerika Selatan: Venezuela, Peru, dan Chili.
Uruguay kemudian tetap tak terkalahkan dalam tiga pertandingan persahabatan internasional setelahnya. Tim Bielsa menghadapi Panama, Uzbekistan, dan Meksiko sebelum bertemu AS. Rentetan tanpa kalah Uruguay itu memang tidak melawan lawan-lawan berkualitas papan atas.
Selama kualifikasi Piala Dunia, Uruguay memiliki masalah lain, seperti sembilan pertandingan di mana tim hanya berhasil mencetak gol dalam dua kesempatan. ‘La Celeste’ menjalani kampanye yang sulit dengan tujuh kemenangan dari 18 laga, termasuk tujuh hasil imbang dan empat kekalahan.
Mimpi Piala Dunia 2026
Meskipun merupakan negara kecil dengan kurang dari 4 juta penduduk, Uruguay adalah negara sepak bola yang bangga dan bermimpi untuk memenangkan Piala Dunia pertamanya sejak tahun 1950. Para penggemar mereka selalu tiba di turnamen besar dengan mimpi mengangkat trofi karena warisan sepak bola yang kaya dan kesuksesan masa lalu. Pencapaian terdekat mereka dalam beberapa tahun terakhir adalah perjalanan impresif ke semifinal pada tahun 2010.
Namun, setelah hanya meraih lima kemenangan dalam 17 pertandingan, Uruguay, yang finis keempat dalam kualifikasi Amerika Selatan, belum meyakinkan siapa pun bahwa mereka memiliki peluang untuk memenangkan turnamen ini, atau bahkan mengulang performa seperti tahun 2010.
Marcelo Bielsa masih memiliki satu jeda internasional lagi pada Maret 2026 untuk mempersiapkan timnya menjelang Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada yang akan bergulir pada Juni.
(WC/GN)
sumber : www.forbes.com
Leave a comment