Keterpurukan Ghana: Gagal Lolos Piala Afrika 2025, Asa Tersisa di Piala Dunia
Ghana, yang pernah dianggap sebagai salah satu kekuatan sepak bola utama di Afrika, kini sedang menghadapi masa-masa sulit. Meskipun demikian, secercah harapan muncul setelah The Black Stars berhasil memastikan tempat di Piala Dunia FIFA 2026, memuncaki Grup I dengan 25 poin dari kemungkinan 30.
Namun, sebelum turnamen akbar tersebut, para penggemar kemungkinan besar menantikan gelaran Piala Afrika (AFCON) di Maroko yang akan dimulai pada 21 Desember. Sayangnya, ada kabar buruk bagi Ghana di kompetisi regional ini.
Ghana Gagal Lolos ke Piala Afrika 2025
Untuk pertama kalinya sejak 2004, Ghana gagal lolos ke Piala Afrika. Ini menandai titik terendah dalam penurunan performa internasional The Black Stars, khususnya di ajang AFCON. Setelah rentetan enam turnamen AFCON berturut-turut mencapai setidaknya semifinal dari 2008 hingga 2017, mereka tersingkir di Babak 16 Besar pada 2019, diikuti oleh dua kali tersingkir di fase grup pada 2021 dan 2023.
Kegagalan total pada kualifikasi 2025 adalah sebuah kekecewaan besar. Namun, pelatih Otto Addo berhasil mempertahankan posisinya berkat keberhasilannya membawa Ghana lolos ke Piala Dunia tahun depan di Amerika Utara. Di sana, mereka tergabung di Grup L bersama Inggris, Kroasia, dan Panama.
Penurunan performa ini juga tercermin dalam peringkat FIFA Ghana. Saat ini, mereka berada di posisi ke-72 dunia, mendekati titik terendah mereka dalam lima tahun terakhir (posisi 77, pada akhir 2024 setelah kegagalan kualifikasi). Empat tahun lalu, Ghana menempati peringkat 58 dunia, dan secara konsisten berada di kisaran 40-an sepanjang 2019 dan 2020. Posisi tertinggi mereka sepanjang sejarah adalah 14, yang pertama kali mereka capai pada 1996 dan kemudian lagi pada 2008.
Perjalanan Kualifikasi Piala Afrika 2025: Ghana Terpuruk di Dasar Grup
Untuk lolos ke Piala Afrika 2025, setiap tim harus menempati dua posisi teratas di grup kualifikasi mereka. Ghana tergabung di Grup F bersama Angola (peringkat FIFA #89), Sudan (#118), dan Niger (#109). Dengan sejarah dan bakat yang dimiliki, seharusnya ini menjadi tugas yang mudah bagi Ghana untuk melaju.
Namun, The Black Stars secara mengejutkan finis di dasar grup, gagal meraih satu pun kemenangan dari enam pertandingan mereka, dengan catatan tiga hasil imbang dan tiga kekalahan.
Klasemen Grup F Kualifikasi AFCON 2025
| Pos | Tim | GP | Pts | M-S-K | SG |
| 1. | Angola | 6 | 14 | 4-2-0 | +5 |
| 2. | Sudan | 6 | 8 | 2-2-2 | -2 |
| 3. | Niger | 6 | 7 | 2-1-3 | +1 |
| 4. | Ghana | 6 | 3 | 0-3-3 | -4 |
Hasil Pertandingan Grup F
| Tanggal | Pertandingan | Lokasi |
| 5 Sep 2024 | Ghana 0-1 Angola | Stadion Baba Yara (Kumasi, Ghana) |
| 9 Sep 2024 | Niger 1-1 Ghana | Stadion Kota Berkane (Berkane, Maroko) |
| 10 Okt 2024 | Ghana 0-0 Sudan | Stadion Olahraga Accra (Accra, Ghana) |
| 15 Okt 2024 | Sudan 2-0 Ghana | Stadion Benina Martyrs (Benghazi, Libya) |
| 15 Nov 2024 | Angola 1-1 Ghana | Estadio 11 de Novembro (Talatona, Angola) |
| 18 Nov 2024 | Ghana 1-2 Niger | Stadion Olahraga Accra (Accra, Ghana) |
Sejarah Ghana di Piala Afrika: Empat Gelar dan Periode Kelam
Ghana telah memenangkan Piala Afrika sebanyak empat kali, namun keempat gelar tersebut diraih pada dekade-dekade awal kompetisi. Mereka belum mengangkat trofi lagi sejak 1982.
Sejak bergabung dengan CAF pada awal 1960-an, Ghana gagal lolos ke turnamen sebanyak sembilan kali. Namun, hanya dua kali sejak 1992—yaitu pada 2004, dan kembali terulang pada 2025.
Rekor Ghana di Piala Afrika
| Tahun | Hasil | M-S-K |
| 1962 | Tidak Lolos | |
| 1963 | Juara | 2-1-0 |
| 1965 | Juara | 3-0-0 |
| 1968 | Runner-up | 3-1-1 |
| 1970 | Runner-up | 2-2-1 |
| 1972 | Tidak Lolos | |
| 1974 | Tidak Lolos | |
| 1976 | Tidak Lolos | |
| 1978 | Juara | 4-1-0 |
| 1980 | Fase Grup | 1-1-1 |
| 1982 | Juara | 2-3-0 |
| 1984 | Fase Grup | 1-0-2 |
| 1986 | Tidak Lolos | |
| 1988 | Tidak Lolos | |
| 1990 | Tidak Lolos | |
| 1992 | Runner-up | 4-1-0 |
| 1994 | Perempat Final | 2-0-1 |
| 1996 | Peringkat Keempat | 4-0-2 |
| 1998 | Fase Grup | 1-0-2 |
| 2000 | Perempat Final | 1-1-2 |
| 2002 | Perempat Final | 1-2-1 |
| 2004 | Tidak Lolos | |
| 2006 | Fase Grup | 1-0-2 |
| 2008 | Peringkat Ketiga | 5-0-1 |
| 2010 | Runner-up | 3-0-2 |
| 2012 | Peringkat Keempat | 3-1-2 |
| 2014 | Peringkat Keempat | 3-2-1 |
| 2015 | Runner-up | 4-1-1 |
| 2017 | Peringkat Keempat | 3-0-3 |
| 2019 | Babak 16 Besar | 1-3-0 |
| 2021 | Fase Grup | 0-1-2 |
| 2023 | Fase Grup | 0-2-1 |
| 2025 | Tidak Lolos |
Kegagalan ini menjadi pukulan telak bagi Ghana di kancah sepak bola Afrika, menunjukkan adanya pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan untuk mengembalikan kejayaan The Black Stars. Meski demikian, lolosnya mereka ke Piala Dunia 2026 memberikan harapan baru bahwa tim ini memiliki potensi untuk bangkit di panggung global.
(WC/GN)
sumber : www.sportingnews.com
Leave a comment