Harapan Nigeria ke Piala Dunia 2026 Kembali Menyala Setelah FIFA Selidiki DR Kongo
Harapan Nigeria untuk lolos ke Piala Dunia FIFA 2026 secara tak terduga kembali menyala. FIFA telah mengonfirmasi adanya investigasi formal terhadap kelayakan pemain DR Kongo selama babak playoff kualifikasi.
Perkembangan ini muncul beberapa bulan setelah Super Eagles, julukan timnas Nigeria, tersingkir melalui adu penalti oleh tim Kongo. DR Kongo kemudian melaju untuk mengamankan tempat di Intercontinental Playoffs, mewakili Afrika.
NFF Ajukan Petisi Resmi Terkait Kelayakan Pemain DR Kongo
Laporan terbaru mengindikasikan bahwa DR Kongo kemungkinan akan menghadapi sanksi karena dugaan menurunkan pemain yang tidak sah dalam pertandingan playoff krusial melawan Nigeria pada November lalu. Klaim tersebut menyebutkan bahwa sebanyak enam pemain Kongo yang beralih kewarganegaraan mungkin tidak sepenuhnya mematuhi persyaratan kelayakan FIFA. Jika terbukti, hal ini berpotensi membuka kembali jalur kualifikasi bagi Super Eagles menuju Intercontinental Playoffs yang dijadwalkan pada Maret 2026.
Inti dari kasus ini adalah masalah hukum kewarganegaraan. DR Kongo tidak mengakui kewarganegaraan ganda, namun beberapa pemain yang terlibat dalam pertandingan tersebut diduga masih memegang paspor Eropa. Ada juga klaim bahwa beberapa pemain sudah berusia di atas 21 tahun saat mereka beralih kewarganegaraan, yang bisa semakin mempersulit kelayakan mereka di bawah peraturan FIFA.
Mengkonfirmasi posisi Nigeria, Sekretaris Jenderal Federasi Sepak Bola Nigeria (NFF), Dr. Mohammed Sanusi, mengungkapkan bahwa federasi telah secara resmi mengajukan petisi kepada FIFA mengenai masalah ini. “Kami sedang menunggu. Aturan Kongo menyatakan Anda tidak boleh memiliki kewarganegaraan ganda. Wan-Bissaka memiliki paspor Eropa, ada beberapa dari mereka yang memiliki paspor Prancis, beberapa lagi paspor Belanda,” kata Sanusi. “Aturan-aturan itu sangat jelas, dan kami telah mengajukan petisi kami.”
Tinjauan FIFA Dapat Membuka Kembali Jalan Nigeria ke Piala Dunia 2026
Sanusi menjelaskan bahwa izin awal FIFA terhadap para pemain didasarkan pada dokumen yang diserahkan oleh Federasi Sepak Bola Kongo (FA Kongo), namun Nigeria meyakini bahwa informasi tersebut mungkin menyesatkan. “Itulah mengapa FIFA memberi mereka izin. Aturan FIFA menyatakan bahwa begitu Anda memiliki paspor negara Anda, Anda memenuhi syarat, sejauh yang FIFA ketahui, mereka memenuhi syarat dan itulah sebabnya mereka diizinkan bermain,” tambahnya.
Namun, NFF bersikeras bahwa FIFA mungkin telah tertipu selama proses tersebut. “Tapi saat ini, kekhawatiran kami adalah FIFA tertipu dalam memberikan izin kepada mereka. Bukan tanggung jawab FIFA untuk memastikan peraturan Kongo dipatuhi. FIFA berjalan dengan peraturannya sendiri, dan berdasarkan apa yang diserahkan kepada FIFA, mereka memberi izin. Yang kami katakan adalah itu adalah tindakan penipuan.”
Jika FIFA mengabulkan aduan Nigeria dan menjatuhkan sanksi kepada DR Kongo, Super Eagles masih bisa dipertimbangkan kembali untuk berlaga di Intercontinental Playoffs di Meksiko, asalkan jadwal pertandingan belum dimainkan. Bagi Nigeria, keputusan ini bisa menjadi kesempatan emas yang dramatis dalam upaya mereka kembali ke panggung Piala Dunia.
(WC/GN)
sumber : www.pulsesports.ng
Leave a comment