Nigeria Siap Jalani Misi Penebusan di Piala Afrika 2025, Tanzania Jadi Ujian Pertama
Runner-up edisi sebelumnya, Nigeria, akan memulai misi merebut gelar kontinental di Piala Afrika 2025. Tim berjuluk Super Eagles ini dijadwalkan menghadapi Tanzania dalam laga pembuka Grup C pada Selasa, 23 Desember 2025, di Fez Stadium, Maroko.
Super Eagles tiba di AFCON 2025 dengan tekad untuk melangkah lebih jauh setelah sebelumnya hanya mampu menjadi runner-up, kalah 1-2 dari tuan rumah Pantai Gading di final turnamen edisi lalu. Kekecewaan itu diperparah dengan kegagalan lolos ke Piala Dunia FIFA 2026, menambah bobot penting bagi kampanye AFCON mereka dalam mencari penebusan di panggung sepak bola terbesar Afrika.
Misi Penebusan Nigeria
Perjalanan kualifikasi Piala Dunia Nigeria berakhir dengan menyakitkan. Regulasi CAF yang direvisi mengenai peringkat runner-up terbaik, upaya keras untuk mengamankan posisi kedua di Grup C, dan kemenangan telak di babak perpanjangan waktu atas Gabon di semifinal playoff sempat menghidupkan kembali harapan. Namun, harapan itu pupus setelah kekalahan adu penalti dari DR Kongo di final playoff.
Hasil itu mengukuhkan tonggak sejarah yang tidak diinginkan dalam sepak bola Nigeria, di mana sang juara Afrika tiga kali itu absen dari Piala Dunia untuk dua siklus berturut-turut — sesuatu yang belum pernah terjadi sejak penampilan debut mereka pada tahun 1994. Oleh karena itu, penebusan terasa sangat penting bagi tim yang disebut-sebut sebagai raksasa sepak bola Afrika ini.
Persiapan jelang AFCON 2025 berjalan campur aduk. Super Eagles menelan kekalahan 1-2 dalam laga persahabatan melawan Mesir pada Selasa pekan lalu, mengakhiri rentetan tujuh pertandingan yang cukup menggembirakan, termasuk lima kemenangan jika kemenangan di babak perpanjangan waktu atas Gabon diperhitungkan.
Meskipun sedikit mengalami penurunan momentum, Nigeria tetap diperkirakan akan meraih tiga poin penuh di laga pembuka mereka. Berada di peringkat ke-38 dalam Peringkat Dunia FIFA, Super Eagles menghadapi tim Tanzania yang berada 74 tingkat lebih rendah, sebuah gap yang menunjukkan perbedaan kualitas dan ekspektasi antara kedua tim.
Waspada Terpeleset di Awal
Namun, sejarah terkini menunjukkan Nigeria tidak boleh berpuas diri. Pada AFCON sebelumnya, Super Eagles ditahan imbang 1-1 oleh Guinea Ekuatorial di pertandingan pembuka mereka, meskipun akhirnya memuncaki grup dan mencapai final. Pengalaman itu menjadi pengingat bahwa pertandingan pembuka bisa menjadi rumit, terlepas dari peringkat.
Dengan gelar kontinental terakhir mereka yang direbut pada tahun 2013, tekanan tetap ada pada Nigeria untuk memberikan yang terbaik. Kehadiran bintang-bintang yang bermain di Eropa seperti mantan Pemain Terbaik CAF, Ademola Lookman dan Victor Osimhen — kini bermain untuk Galatasaray — bersama Alex Iwobi dan Calvin Bassey, hanya meningkatkan ekspektasi.
Bagi pelatih Nigeria dan skuadnya, hasil kurang dari awal yang positif melawan Tanzania akan dianggap sebagai kekecewaan. Saat Piala Afrika 2025 dimulai, Super Eagles akan bersemangat untuk memberikan penampilan meyakinkan sejak awal dan memulai kisah penebusan mereka dengan performa apik di Fez.
Pertandingan Nigeria melawan Tanzania dijadwalkan berlangsung pada **Selasa, 23 Desember 2025** di Fez Stadium, Maroko. Waktu kick-off akan diumumkan kemudian. Siaran langsung Piala Afrika biasanya tersedia melalui platform streaming berbayar resmi seperti Vidio atau beIN Sports di Indonesia.
(WC/GN)
sumber : en.africatopsports.com
Leave a comment