Almiron Dismissed, Paraguay Raih Kemenangan Dramatis atas Turkiye
Diterbitkan pada 20 Jun 2026
Miguel Almiron menjadi pemain pertama yang diusir pada Piala Dunia 2026 setelah melanggar aturan baru FIFA yang melarang menutupi mulut saat terjadi konflik di lapangan. Momen ini terjadi dalam pertandingan Paraguay melawan Turkiye, yang berlangsung di San Francisco Bay Area, saat Almiron menutupi mulutnya sebelum mendapat kartu merah.
Jalannya Pertandingan
Kartu merah Almiron terjadi sebelum babak pertama berakhir, mengakibatkan Paraguay harus bermain dengan 10 pemain. Meskipun begitu, tim asuhan Gustavo Alfaro berhasil meraih kemenangan mengejutkan dengan skor 1-0, mempertahankan harapan mereka di Piala Dunia dan sekaligus menyingkirkan Turkiye lebih awal dari turnamen.
Konteks Aturan Baru
Aturan yang diterapkan FIFA ini ditujukan untuk mencegah tindakan diskriminatif, setelah insiden yang melibatkan Gianluca Prestianni dari Benfica. Ia dituduh melakukan tindakan diskriminatif terhadap Vinicius Jr. dari Real Madrid. Prestianni mendapatkan sanksi dari UEFA setelah insiden tersebut.
Reaksi Pemain dan Pelatih
Almiron memposting di Instagram untuk merayakan kemenangan timnya, meskipun tidak mengungkapkan apa pun terkait kartu merahnya. Ia menuliskan ungkapan terima kasih kepada rekan-rekannya yang berjuang keras di lapangan.
Pelatih Paraguay, Gustavo Alfaro, memberi dukungan kepada Almiron setelah insiden tersebut. Ia menekankan pentingnya semangat juang tim dan mencatat bahwa Almiron merasa bersalah atas insiden itu, namun ia tetap mendukungnya.
Dampak dan Harapan Masa Depan
Dengan kartu merah yang diterima Almiron, ia akan absen pada laga penting melawan Australia pada 22 Juni mendatang. Alfaro menyatakan bahwa beberapa aturan baru dapat mempengaruhi jalannya pertandingan dan berharap bahwa sepak bola tidak kehilangan esensinya. Ia juga menyampaikan harapannya agar tim dapat terus melangkah meski ada ujian yang harus dihadapi.
(WC/GN)
sumber : www.aljazeera.com
Leave a comment