Performansi Lima Tim Peringkat Teratas di Piala Dunia 2026
Minggu pertama Piala Dunia 2026 telah berlalu. Bagaimana penampilan tim-tim peringkat teratas? Berikut adalah ringkasan performa mereka berdasarkan data dari Institut Ilmu Jaringan Universitas Northeastern.
Spanyol
Pertandingan pertama: imbang dengan Cape Verde, 0-0
Pertandingan berikutnya: melawan Arab Saudi, 21 Juni, pukul 00.00 WIB
Data menunjukkan bahwa Spanyol seharusnya bisa mengalahkan Cape Verde dengan mudah. Dengan penguasaan bola yang baik dan banyak usaha untuk mencetak gol, Spanyol tampil dominan. Namun, usaha mereka terhalang oleh kiper Cape Verde, Josimar Dias (Vozinha), yang mencatatkan tujuh penyelamatan sepanjang laga. Hasil imbang ini menjadi batu sandungan bagi tim peringkat teratas.
Argentina
Pertandingan pertama: mengalahkan Aljazair, 3-0
Pertandingan berikutnya: melawan Austria, 22 Juni, pukul 02.00 WIB
Kemenangan Argentina 3-0 atas Aljazair banyak dipengaruhi oleh penampilan bintang mereka, Lionel Messi, yang mencetak seluruh gol. Midfielder tim ini, seperti Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, dan Rodrigo De Paul, berkontribusi dalam memberikan umpan kepada Messi, menunjukkan strategi yang sama yang membantu mereka meraih kemenangan di Piala Dunia 2022.
Inggris
Pertandingan pertama: mengalahkan Kroasia, 4-2
Pertandingan berikutnya: melawan Ghana, 23 Juni, pukul 16.00 WIB
Harry Kane dan Jude Bellingham menjadi pemain kunci dalam kemenangan 4-2 Inggris atas Kroasia. Gol Bellingham di babak kedua menunjukkan kekuatan lini tengah dan strategi serangan tim.
Prancis
Pertandingan pertama: mengalahkan Senegal, 3-1
Pertandingan berikutnya: melawan Irak, 22 Juni, pukul 17.00 WIB
Kylian Mbappé, Michael Olise, dan Ousmane Dembélé menunjukkan performa apik di laga melawan Senegal. Mbappé mencetak gol pertama dan ketiga, menekankan peran sentralnya dalam serangan tim.
Portugal
Pertandingan pertama: imbang dengan Republik Demokratik Kongo, 1-1
Pertandingan berikutnya: melawan Uzbekistan, 23 Juni, pukul 02.00 WIB
Penampilan Portugal tidak begitu memuaskan saat berhadapan dengan Republik Demokratik Kongo. Meskipun berhasil mencetak satu gol di babak pertama, tim ini gagal memanfaatkan enam peluang tembakan yang mereka miliki. Ketergantungan pada Cristiano Ronaldo juga menjadi faktor yang merugikan, terutama dengan performanya yang kurang maksimal di pertandingan ini.
Data diambil dari analisis yang dipimpin oleh Brennan Klein dari grup riset NetSI Sport di Universitas Northeastern.
(WC/GN)
sumber : news.northeastern.edu
Leave a comment