Chucky Lozano Tak Lagi Masuk Rencana San Diego FC Menjelang Musim 2026
San Diego FC mengonfirmasi bahwa penandatanganan rekor klub, Hirving ‘Chucky’ Lozano, tidak lagi menjadi bagian dari rencana olahraga mereka menjelang musim 2026. Meski masih terikat kontrak hingga 2028 dan termasuk salah satu pemain dengan gaji tertinggi di liga, penyerang asal Meksiko itu kini diperkirakan akan hengkang seiring klub merombak susunan pemain dan prioritasnya.
Keputusan yang Tidak Diambil Sembarangan
Direktur Olahraga San Diego FC, Tyler Heaps, pada hari Jumat mengungkapkan bahwa klub telah melakukan pembicaraan dengan perwakilan Lozano selama jeda musim untuk menentukan masa depannya.
“Kami telah banyak berkomunikasi dengan Hirving dan perwakilannya selama jeda musim dan tahun lalu,” kata Heaps kepada wartawan. “Kami menyampaikan bahwa ia tidak akan menjadi bagian dari rencana olahraga kami ke depan. Ini bukanlah keputusan yang diambil sembarangan.”
Penjualan Jadi Opsi Utama
Lozano, pemain pertama yang direkrut oleh tim ekspansi ini dan salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di MLS, masih terikat kontrak hingga 2028. Namun, San Diego FC kini sedang mengupayakan strategi keluar, dengan penjualan dianggap sebagai solusi terbaik.
“Kami yakin penjualan adalah solusi terbaik untuk kedua belah pihak,” kata Heaps. “Hal ini telah didiskusikan dengan pemilik dan jajaran pimpinan, dan kami sudah mengomunikasikannya kepada tim.”
Faktor Disiplin Turut Berperan
Meski klub menghindari merinci insiden spesifik, situasi Lozano menjadi lebih tidak pasti akhir musim lalu menyusul masalah disipliner yang membuatnya tidak masuk skuad dalam pertandingan melawan Portland Timbers. Kecocokannya dalam skuad juga menjadi topik pembicaraan internal.
“Kami menghargai kontribusi Hirving tahun lalu,” jelas Heaps. “Namun seiring berjalannya musim, mempertimbangkan gaya bermain kami dan lingkungan yang kami bangun, kami merasa lebih baik untuk mengambil arah lain. Di level ini, setiap pemain harus berkomitmen penuh saat menguasai bola maupun tidak, termasuk dalam latihan.”
Pelatih kepala Mickey Varas, menanggapi keputusan tersebut, mengatakan San Diego telah menunjukkan bahwa mereka bisa sukses tanpa Lozano dalam susunan pemain.
“Fokus kami selalu pada kolektif,” kata Varas. “Dan ini tentang mendorong chemistry tim tahun ini, dan dengar: Kami sudah memainkan banyak pertandingan tanpa dia di dalam skuad, dan tim itu bermain sangat, sangat baik.”
Perekrutan Pertama dalam Sejarah Klub
Meskipun berakhir mendadak, Lozano meninggalkan klub setelah masa yang produktif, meski sempat terganggu. Dibatasi oleh cedera, skorsing, dan tugas tim nasional, ia tampil dalam 34 pertandingan, mencatatkan 11 gol dan sembilan assist. Gol terakhirnya tercipta dalam kekalahan Final Wilayah Barat melawan Vancouver, mengakhiri babak singkat dalam sejarah muda San Diego FC.
Kepergian Chucky Lozano menandai langkah besar bagi San Diego FC dalam membentuk identitas tim menjelang musim 2026. Ini menunjukkan komitmen klub untuk membangun skuad yang solid dan berintegritas, bahkan jika itu berarti melepas pemain bintang dengan kontrak besar. Bagi Lozano sendiri, ini membuka babak baru dalam kariernya dan akan menarik untuk melihat destinasi selanjutnya bagi penyerang lincah Meksiko ini.
(WC/GN)
sumber : www.foxsports.com
Leave a comment