Katy Perry Jadi Penampil Utama di Pembukaan Piala Dunia FIFA 2026, Kontroversi Mewarnai Pengumuman
Penggemar sepak bola di seluruh dunia menyatakan ketidakpuasan setelah Katy Perry diumumkan sebagai penampil utama di Upacara Pembukaan Piala Dunia FIFA 2026. Keputusan tersebut diambil pada hari Jumat, 8 Mei, dan banyak yang mengungkapkan pendapat kuat mengenai pemilihan ini. Pengumuman ini dibagikan oleh Pop Crave di akun X mereka dan menimbulkan beragam respon dari komunitas sepak bola.
Reaksi Penggemar Sepak Bola
Banyak penggemar mengekspresikan penolakan terhadap pemilihan Perry. Salah satu komentar menyatakan, “Saya rasa mereka seharusnya memilih seseorang yang lebih tepat.” Sementara itu, komentar lain menambahkan, “Kami dari komunitas sepak bola tidak mengenal Katy Perry.” Seorang pengguna lain menulis, “Lagu apa yang akan dia nyanyikan? Piala Dunia ini mulai menjadi bencana!”
Di sisi lain, ada juga penggemar yang membela Perry. Mereka mengingat penampilannya yang energik di acara Super Bowl 2015 sebagai alasan mengapa dia dapat memberikan pertunjukan yang hebat. “Saya suka Katy Perry sebagai penampil utama di pembukaan Piala Dunia di SoFi. Dia membawa energi besar ke panggung,” tulis salah satu penggemar. “Apakah dia akan menyanyikan ‘Firework’ atau ‘Roar’? Saya sangat ingin tahu daftar lagu lengkapnya,” tulis yang lainnya.
Pendidikan Musik dan Kontroversi Lainnya
Katy Perry mulai dikenal publik pada tahun 2008 lewat single hits “I Kissed a Girl,” dan dikenal luas berkat album “Teenage Dream” yang dirilis pada 2010, yang berisi lagu-lagu populer seperti “California Gurls” dan “Firework.” Meskipun album terakhirnya, “Smile,” dirilis pada tahun 2020 dengan beberapa rilis baru dalam enam tahun terakhir, sejumlah komentar menunjukkan bahwa banyak yang merasa dia tidak memiliki lagu-lagu terbaru yang cukup dikenal.
Bulan lalu, Perry menjadi sorotan setelah aktris “Orange Is the New Black”, Ruby Rose, mengklaim di media sosial bahwa Perry telah melakukan penyerangan seksual terhadapnya di sebuah klub malam di Melbourne hampir 20 tahun yang lalu. Setelah klaim tersebut, kepolisian Australia memulai penyelidikan.
Perwakilan Perry segera membantah klaim tersebut, menyatakan bahwa tuduhan itu “secara kategoris tidak benar” dan berbahaya. “Klaim yang disebarluaskan di media sosial oleh Ruby Rose mengenai Katy Perry bukan hanya tidak benar, tetapi juga merupakan kebohongan yang berbahaya,” ujar perwakilan Perry dalam sebuah pernyataan.
Kesimpulan
Pengumuman mengenai Katy Perry sebagai penampil utama di Upacara Pembukaan Piala Dunia FIFA 2026 telah memicu kontroversi di kalangan penggemar sepak bola. Meskipun ada yang mendukungnya, banyak yang merasa pemilihannya tidak tepat, mengingat kekuatan pasar musik saat ini dan relevansi lagunya. Upacara pembukaan yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Juni di SoFi Stadium tentu akan menjadi momen yang ditunggu-tunggu dengan harapan dapat mengubah pandangan banyak pihak.
(WC/GN)
sumber : www.foxnews.com
Leave a comment