Home Sepakbola FIFA world cup 2026 Mantan Presiden FIFA: Jangan ke AS Buat Piala Dunia 2026!
FIFA world cup 2026

Mantan Presiden FIFA: Jangan ke AS Buat Piala Dunia 2026!

Share
Mantan Presiden FIFA: Jangan ke AS Buat Piala Dunia 2026!
Share

Sepp Blatter Serukan Boikot Piala Dunia 2026 di AS, Soroti Masalah Keamanan dan HAM

Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, kembali memicu kontroversi. Kali ini, ia menyarankan agar para penggemar sepak bola memboikot Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, menyusul meningkatnya kekhawatiran terkait keamanan dan hak sipil.

Blatter secara terbuka mendukung pernyataan Mark Pieth, seorang pengacara anti-korupsi asal Swiss, yang berpendapat bahwa suporter harus berpikir dua kali sebelum melakukan perjalanan ke AS untuk turnamen yang akan diselenggarakan bersama AS, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 itu.

Dukungan Blatter untuk Pieth

Melalui media sosial, Blatter menegaskan dukungannya terhadap Pieth. Ia menulis, “Saya pikir Mark Pieth benar untuk mempertanyakan Piala Dunia ini,” menggemakan pandangan Pieth bahwa peristiwa terkini “hampir tidak mendorong penggemar untuk pergi ke sana.”

Pieth menunjuk pada insiden yang melibatkan penegakan imigrasi AS sebagai bagian dari alasannya. Ini termasuk penembakan fatal terhadap pengunjuk rasa di Minneapolis pada Januari ini. Dalam kasus terpisah, agen imigrasi federal menewaskan Renée Nicole Good, warga negara AS berusia 37 tahun, dan kemudian Alex Pretti, seorang perawat ICU berusia 37 tahun, dalam operasi penegakan imigrasi. Insiden-insiden ini telah memicu protes dan kritik luas.

Insiden Minneapolis Jadi Sorotan

Kematian Good secara resmi dinyatakan sebagai kasus pembunuhan oleh Pemeriksa Medis Hennepin County setelah ditemukan beberapa luka tembak yang diakibatkan oleh seorang agen ICE (Immigration and Customs Enforcement). Peristiwa ini memicu kemarahan publik, pengawasan hukum, dan tuntutan akuntabilitas.

Penembakan di Minneapolis telah memperkuat perdebatan mengenai peran dan perilaku agen imigrasi AS di tengah penegakan hukum yang lebih luas. Protes lokal telah bermunculan di berbagai kota, menuntut reformasi.

Baca juga:  Tim YouTube pilih FIFA untuk siaran Piala Dunia 2026!

Perdebatan dan Dampak di Kalangan Suporter

Komentar Blatter menghidupkan kembali percakapan yang lebih luas tentang keamanan penggemar, ketegangan politik, dan apakah insiden semacam itu memengaruhi keinginan suporter untuk menghadiri acara olahraga besar di AS. Dukungannya terhadap pesan peringatan Pieth terbilang sangat blak-blakan dari seorang mantan bos FIFA, terutama mengingat profil global dari susunan tuan rumah Piala Dunia yang diperluas tahun ini.

Para kritikus berpendapat bahwa seruan boikot atas isu domestik yang tidak terkait dapat mempolitisasi olahraga secara tidak adil. Sementara itu, para pendukung berpendapat bahwa keselamatan dan hak-hak penggemar harus menjadi yang utama saat merencanakan perjalanan ke acara internasional yang sangat populer.

Menjelang turnamen, pernyataan Blatter menambah lapisan baru dalam perdebatan publik – antara perayaan olahraga dan pengawasan terhadap iklim yang mungkin dihadapi para penggemar. Kontroversi ini berpotensi memengaruhi persepsi global terhadap turnamen dan AS sebagai tuan rumah.

(WC/GN)
sumber : www.news18.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Ngobrol FIFA World Cup 2026 Bareng Dell’Apa, Davies, dan Feldman!

Bergabunglah dalam bincang seru tentang FIFA World Cup 2026 bersama Dell'Apa, Davies,...

Taktik eksperimen Hugo Broos gagal; Bafana harus kembali ke jalurnya!

Taktik eksperimen Hugo Broos gagal total, membuat Bafana Bafana harus segera kembali...

Jadwal dan Hasil Pertandingan Grup Tim Eropa di Piala Dunia 2026

Simak jadwal dan hasil pertandingan grup tim Eropa di Piala Dunia 2026...

Daya Tarik Hari Kedua Piala Dunia FIFA 2026!

Hari kedua Piala Dunia FIFA 2026 dipenuhi dengan semangat, laga seru, dan...