Home Sepakbola FIFA world cup 2026 Panas! Eks Bos FIFA Serukan Boikot Piala Dunia AS Karena Trump.
FIFA world cup 2026

Panas! Eks Bos FIFA Serukan Boikot Piala Dunia AS Karena Trump.

Share
Panas! Eks Bos FIFA Serukan Boikot Piala Dunia AS Karena Trump.
Share

Mantan Presiden FIFA Sarankan Fans Hindari Piala Dunia 2026 di AS, Soroti Kebijakan Trump

Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, menyarankan para penggemar sepak bola internasional untuk tidak datang ke Amerika Serikat untuk Piala Dunia FIFA 2026. Peringatan ini muncul terkait kekhawatiran keamanan yang dihubungkan dengan kebijakan Presiden Donald Trump, yang oleh para kritikus disebut "otoriter."

Blatter, yang memimpin FIFA selama 17 tahun sebelum mundur pada 2015 di tengah skandal korupsi, menyampaikan komentarnya melalui media sosial pada Senin, 26 Januari. Pria berusia 89 tahun ini merujuk pada pernyataan dari Mark Pieth, seorang profesor hukum Swiss dan ahli anti-korupsi yang sebelumnya mengepalai Komite Tata Kelola Independen FIFA.

Peringatan dari Mark Pieth dan Dukungan Blatter

Pieth secara blak-blakan menyuarakan kekhawatirannya dalam wawancara dengan surat kabar Swiss, Der Bund.

“Untuk para penggemar, hanya satu nasihat: hindari Amerika Serikat! Anda akan mendapatkan pandangan yang lebih baik di televisi. Setibanya di sana, penggemar harus bersiap bahwa jika mereka tidak berperilaku baik dengan pihak berwenang, mereka akan segera dipulangkan, jika beruntung,” ujar Pieth.

Blatter mendukung pandangan Pieth, dengan menambahkan, "Saya pikir Mark Pieth benar untuk mempertanyakan Piala Dunia ini."

Blatter sendiri digantikan oleh Gianni Infantino pada tahun 2015, yang belakangan menuai kritik karena kedekatannya dengan Trump. Pada tahun 2025, Blatter dan mantan Presiden UEFA Michel Platini dibebaskan dari tuduhan terkait pembayaran FIFA yang tertunda pada tahun 2011.

Jadwal Piala Dunia 2026 dan Lokasi Pertandingan

Amerika Serikat akan menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2026 dengan Kanada dan Meksiko. Pertandingan pembuka dijadwalkan kick-off di Mexico City pada Kamis, 11 Juni. Mengingat perbedaan zona waktu, momen kick-off tersebut kemungkinan akan disaksikan di Indonesia pada Jumat, 12 Juni dini hari WIB.

Sementara itu, final Piala Dunia akan berlangsung di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, pada Minggu, 19 Juli. Bagi penonton di Indonesia, laga puncak ini kemungkinan besar akan jatuh pada Senin, 20 Juli dini hari WIB.

Baca juga:  Rico Henry Dipanggil Perdana Reggae Boyz, Langsung Gas Kualifikasi Piala Dunia!

Selain MetLife Stadium, pertandingan Piala Dunia juga akan digelar di dua stadion lain di wilayah Northeast AS: Lincoln Financial Field di Philadelphia dan Gillette Stadium di Foxboro, Massachusetts. Untuk informasi penyiaran di Indonesia, detail lebih lanjut mengenai stasiun TV atau platform streaming resmi akan diumumkan mendekati acara. Biasanya, hak siar untuk turnamen besar seperti Piala Dunia dipegang oleh grup media besar seperti Emtek Group (SCTV, Indosiar, Vidio).

Isu Keamanan dan Kebijakan Imigrasi

Pieth juga menyoroti kasus Renee Good, seorang ibu di Minneapolis yang ditembak mati oleh agen Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) Jonathan Ross pada awal Januari. Setelah wawancara Pieth, seorang agen federal lainnya membunuh warga negara AS kedua, Alex Pretti, di Twin Cities pada Sabtu, 24 Januari.

Upaya deportasi massal oleh pemerintahan Trump telah membuat perjalanan ke AS menjadi kurang menarik bagi pengunjung internasional.

“Negara itu sendiri berada dalam gejolak besar,” kata Pieth. “Apa yang kita saksikan di dalam negeri – marginalisasi lawan politik, penyalahgunaan oleh otoritas imigrasi, dan sebagainya – tidak serta-merta menarik penggemar untuk bepergian ke sana.”

Pieth juga membandingkan situasi keamanan di AS dan Meksiko. "Di Meksiko, kartel narkoba mengancam kekerasan," kata Pieth. "Di AS, ini adalah negara yang semakin otoriter."

Seruan Boikot dan Larangan Perjalanan

Peringatan ini menambah daftar suara global yang menyerukan boikot Piala Dunia. Para politisi Inggris dari berbagai spektrum politik telah menyerukan untuk melewatkan turnamen tersebut, terutama di tengah upaya Trump untuk mencaplok wilayah otonom Denmark, Greenland. Inggris dan Skotlandia telah lolos ke Piala Dunia, sementara Denmark dan salah satu dari Irlandia Utara atau Wales masih bisa mendapatkan tempat melalui playoff UEFA pada bulan Maret.

Baca juga:  Iran Belum Resmi Mundur dari Piala Dunia, Apa Selanjutnya?

Pendukung dari Pantai Gading, Haiti, Iran, dan Senegal kemungkinan tidak dapat hadir karena mereka masuk dalam daftar 39 negara yang warganya dilarang memasuki AS. Pemerintahan Trump juga telah membekukan pemrosesan visa imigran untuk 75 negara, termasuk lebih dari selusin peserta Piala Dunia. Meskipun demikian, langkah ini tidak berlaku untuk pemain, staf tim, dan penggemar dengan visa turis atau bisnis.

Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, yang telah mengadvokasi FIFA untuk menurunkan harga tiket bagi penggemar lokal, berencana berbicara dengan Trump mengenai dampak kebijakannya terhadap Piala Dunia. "Kami harus mengizinkan dunia untuk berada di sini agar dapat sepenuhnya mengalami dunia," kata Mamdani. "Kami juga menghargai fakta bahwa kami memiliki komunitas diaspora yang sangat kuat di kota ini."

Sikap FIFA dan Kontroversi Lainnya

FIFA belum mengindikasikan bahwa mereka akan mencabut status tuan rumah bersama AS atau melarang tim nasional AS dari Piala Dunia. Namun, Presiden FIFA Gianni Infantino telah menghadapi kritik karena hubungannya yang semakin dekat dengan Trump, yang dianugerahi hadiah perdamaian perdana FIFA. Penghargaan ini bahkan menimbulkan tantangan etika formal pada Desember 2025.

Sebelumnya, tim nasional Rusia telah dilarang dari Piala Dunia sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022. Pejabat UEFA juga sempat mempertimbangkan untuk mendiskualifikasi Israel dari kualifikasi Piala Dunia atas pendudukan militer di Gaza, tetapi larangan tersebut tidak pernah disetujui sebelum Israel tersingkir dari persaingan.

Kekhawatiran yang diungkapkan oleh Sepp Blatter dan Mark Pieth ini menambah bayangan keraguan atas persiapan Piala Dunia 2026, terutama terkait pengalaman yang akan didapatkan oleh para penggemar internasional di Amerika Serikat.

(WC/GN)
sumber : www.observerbd.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Piala Dunia 2026: Meksiko Menang di Pembukaan, Aksi Grup Dimulai!

Di Piala Dunia 2026, Meksiko berhasil meraih kemenangan gemilang di laga pembukaan,...

Meksiko Menang 2-0 atas Afrika Selatan di Pertandingan Pembuka!

Meksiko meraih kemenangan gemilang 2-0 atas Afrika Selatan dalam pertandingan pembuka, menunjukkan...

ACDP mendukung Bafana Bafana di Piala Dunia FIFA 2026!

ACDP siap mendukung Bafana Bafana di Piala Dunia FIFA 2026! Bersama, kita...

Peringkat Pemain Tertua di Piala Dunia: Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, dan Lainnya 2026

Dari Cristiano Ronaldo hingga Lionel Messi, simak peringkat pemain tertua yang berlaga...