Buruknya Kondisi Pekerja di SoFi Stadium Jelang Piala Dunia 2026
Pekerja SoFi Stadium sedang melakukan pemungutan suara terkait potensi pemogokan menjelang Piala Dunia FIFA 2026 yang akan dilaksanakan di Los Angeles minggu depan.
Permintaan Upah yang Lebih Baik dan Isu Keamanan
Unite Here Local 11, yang mewakili sekitar 2.000 pekerja hospitality di SoFi Stadium, menyatakan bahwa mereka meminta kenaikan upah dan jaminan pekerjaan. Namun, kekhawatiran tentang keberadaan pihak Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) menjadi isu utama dalam sengketa tenaga kerja ini.
“Kekhawatiran utama adalah isu ICE di lokasi kerja,” kata pekerja bernama Yolanda Fierro. “Saya dan rekan-rekan merasa sedikit ketakutan untuk pergi bekerja, karena banyak di antara kami yang memiliki visa kerja dari berbagai negara.”
Kekhawatiran Soal Keamanan
Departemen Keamanan Dalam Negeri, yang mengawasi ICE, menegaskan bahwa petugas ICE akan hadir di stadion untuk menargetkan para penipu dan pelanggar hukum. Namun, para pekerja merasa tidak percaya pada lembaga federal tersebut dan meminta perlindungan keselamatan.
“Jika saya ditangkap oleh ICE, siapa yang akan mengurus keluarga saya?” tambah Fierro. “Apa yang akan terjadi pada harta benda pribadi saya, seperti rumah dan kendaraan?”
Proses Pemungutan Suara
Unite Here Local 11 mengumumkan bahwa pemungutan suara akan berakhir pada malam Jumat. Kedua belah pihak akan kembali ke meja perundingan pada hari Senin. Para pekerja menyatakan kesiapan untuk melakukan pemogokan jika kesepakatan tidak tercapai.
Pada bulan April, manajemen SoFi dan Legends Global, yang mengelola makanan dan minuman di stadion, menolak memberikan komentar mengenai situasi ini.
Dampak Terhadap Piala Dunia FIFA
Ketegangan antara pekerja dan manajemen ini mengingatkan kita bahwa di balik gemerlapnya Piala Dunia, terdapat tantangan yang dihadapi para pekerja di lapangan. Perkembangan situasi ini perlu dicermati, terutama menjelang event besar yang diharapkan dapat berjalan lancar.
(WC/GN)
sumber : www.cbsnews.com
Leave a comment