Christian Pulisic Hadapi Tantangan Besar Menjelang Piala Dunia 2026
Fayetteville, Ga. — Menjelang pertandingan pembuka tim nasional pria Amerika Serikat melawan Paraguay di Piala Dunia 2026, satu kekhawatiran mendasari para penggemar adalah penyerang Christian Pulisic.
Pulisic, yang dianggap sebagai salah satu bakat menyerang terbaik yang pernah dimiliki Amerika Serikat, telah menjadi pemain terbaik tim sejak pertama kali mengenakan jersey nasional setahun lalu. Namun, menjelang momen terbesar dalam kariernya—Piala Dunia yang digelar di tanah sendiri—Pulisic mengalami masa sulit dengan tidak mencetak gol dalam lebih dari 20 pertandingan untuk tim nasional dan klub AC Milan di tahun 2026.
Meski ini menjadi situasi yang kurang ideal, pelatih tim nasional Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, tidak terlihat khawatir. “Oke, dia tidak mencetak gol dalam enam bulan terakhir?” tanya Pochettino kepada sejumlah wartawan setelah latihan tim di fasilitas baru U.S. Soccer, sekitar 40 kilometer selatan Atlanta. “Dia pasti akan mencetak gol di Piala Dunia.”
Hubungan Pulisic dan Pochettino
Pulisic dan Pochettino telah mengalami beberapa ketegangan sejak pelatih asal Argentina itu mengambil alih tim. Pulisic pernah meminta izin untuk tidak mengikuti pertandingan kedua Pochettino, di mana AS kalah 0-2 dari rival utama, Meksiko. Selain itu, Pulisic juga memilih untuk tidak ikut dalam Concacaf Gold Cup tahun lalu karena merasa lelah setelah musim yang melelahkan di AC Milan. Kendati permintaan itu disetujui, Pulisic sempat mengungkapkan tidak memahami keputusan Pochettino untuk tidak memasukkannya dalam dua pertandingan persahabatan pratinjau melawan Swiss dan Türkiye.
Pochettino menanggapi, “Pemain tidak perlu memahami keputusan, mereka harus mendengarkan dan mengikuti rencana kami. Mereka tidak bisa menentukan rencana.” Meskipun Amerika Serikat mencapai final tanpa kehadiran Pulisic, mereka gagal meraih kemenangan, kalah dari Meksiko di pertandingan terakhir.
Pulih dari Cedera
Kini, masa lalu tersebut ditinggalkan. Pulisic menyatakan bahwa dirinya merasa “baik-baik saja,” meskipun mengalami cedera paha yang membatasi penampilannya menjadi hanya 59 menit dalam tiga pertandingan terakhir AC Milan. “Saya percaya bahwa hal baik akan segera datang,” ujarnya. “Jika Anda melakukan beberapa permainan bagus di turnamen seperti ini, semuanya bisa berubah dengan cepat.”
Ironisnya, absen dalam Gold Cup diharapkan dapat membuat Pulisic berada pada puncak performanya saat Piala Dunia. Awalnya, keputusan tersebut tampak tepat, dengan Pulisic mencetak empat gol dan memberikan dua assist dalam lima pertandingan awal di Serie A musim 2025-26, bahkan sempat memimpin klasemen pencetak gol. Namun, saat memasuki tahun baru, laju golnya mulai terhenti.
Pochettino mencermati, “[Situasi ini] menunjukkan bahwa terkadang orang tidak sepenuhnya memahami diri mereka sendiri. Terlalu banyak faktor yang dapat memengaruhi performa pemain.”
Harapan Pelatih
Sekarang, tugas staf pelatih adalah membantu Pulisic kembali ke performa terbaiknya. “Bagi saya, dia adalah pemain istimewa,” kata Pochettino tentang nomor 10-nya. “Kami akan berusaha dalam dua minggu ini untuk memulihkan kepercayaan dirinya, dan kami sangat percaya bahwa dia akan tampil dengan baik.”
Dia menegaskan, “Saya benar-benar percaya itu. Sikapnya sangat baik, komitmennya sangat baik. Dia berusaha keras untuk mencapai level terbaiknya. Dan saya rasa dia akan mencapainya.”
(WC/GN)
sumber : www.foxsports.com
Leave a comment