Persaingan Sengit di Grup L Piala Dunia 2026: Inggris, Kroasia, Ghana, dan Panama
Piala Dunia FIFA yang akan datang di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat akan dimulai pada 11 Juni. Namun, pertandingan Grup L baru akan dimulai pada 17 Juni.
Pertandingan perdana grup ini mempertemukan Inggris melawan Kroasia di Arlington, sementara Ghana akan bertanding melawan Panama di Toronto pada hari yang sama.
Tim asuhan Thomas Tuchel masuk dalam daftar favorit turnamen, tetapi mereka perlu melewati fase grup ini sebelum membayangkan mencapai tahap lebih jauh. Berikut adalah prediksi dari supercomputer Opta mengenai siapa yang paling mungkin lolos.
Prediksi Grup L Piala Dunia
- Inggris memiliki peluang terbesar ketiga untuk menjadi juara grup, dengan probabilitas 67,5% dari 10.000 proyeksi Opta.
- Kroasia menduduki posisi kedua dengan peluang 76,9% untuk melaju ke fase knockout.
- Ghana (49,5%) dan Panama (40,0%) merupakan tim non-favorit, tetapi tetap memiliki harapan.

Enam puluh tahun berkubang luka, tak menghalangi mereka untuk bermimpi.
Inggris, sebagai salah satu negara sepak bola terbesar, memiliki catatan Piala Dunia yang mengecewakan sejak tahun 1966, hanya dua kali melampaui perempat final (1990 dan 2018).
Supercomputer Opta memberikan probabilitas 30,4% bagi Inggris untuk mencapai babak semifinal. Performanya yang solid selama kualifikasi UEFA, dengan sembilan clean sheets dari sepuluh pertandingan, menjadi alasan kuat bagi mereka.
Harry Kane menjadi pencetak gol terbanyak mereka dengan delapan gol. Ia hanya kalah dari Kylian Mbappé yang mencetak 12 gol dalam dua edisi Piala Dunia terakhir.

Kane, yang mencetak 64 gol dalam 56 pertandingan resmi untuk Bayern Munich, berpeluang besar melampaui rekor 10 gol Piala Dunia Gary Lineker jika mampu tampil baik.
Kroasia memiliki catatan lebih baik dalam tiga dekade terakhir, dengan tiga kali mencapai semifinal dan satu kali final pada tahun 2018. Mereka juga memiliki rekor sempurna dalam adu penalti, berhasil di semua empat kesempatan, berbanding terbalik dengan Inggris.
Pelatih Zlatko Dalic kembali mengandalkan pengalaman para veteran seperti Luka Modric dan Ivan Perisic, yang masing-masing memiliki catatan impresif di pentas internasional.

Kroasia terkenal sering melebihi ekspektasi di turnamen besar berkat pengalaman pemain-pemain kuncinya.
Sementara itu, Ghana hampir mencapai semifinal sebagai negara Afrika di Piala Dunia 2010, namun hanya meraih satu kemenangan dari tujuh pertandingan terakhir mereka di turnamen ini.
Defensi lemah menjadi masalah besar, sehingga kehadiran Carlos Queiroz di kursi pelatih diharapkan bisa memperbaikinya. Penyerang Antoine Semenyo dan Jordan Ayew menjadi pemain kunci dengan kontribusi gol yang signifikan selama kualifikasi.
Panama, yang pernah terdegradasi di Piala Dunia 2018 dengan momen menyedihkan saat kalah 6-1 dari Inggris, tampil lebih baik dalam kualifikasi kali ini, sejajar dengan Curaçao sebagai satu-satunya tim di kualifikasi CONCACAF yang tidak kalah dalam sepuluh pertandingan.
Dengan gaya permainan mengandalkan tekanan tinggi, Panama berharap bisa memberikan performa yang lebih baik dari edisi sebelumnya.
*Semua data prediksi akurat per 4 Juni 2026.

Jangan lewatkan berita terbaru dan statistik menarik dari Opta Analyst dengan klik di sini.
Subscribe ke newsletter sepak bola kami untuk mendapatkan konten eksklusif setiap minggu. Ikuti kami juga diX, Instagram, TikTok dan Facebook.
(WC/GN)
sumber : theanalyst.com
Leave a comment