Pecatnya Otto Addo Sebagai Pelatih Ghana: Penjelasan Menteri Olahraga
Menteri Olahraga dan Rekreasi Ghana, Kofi Adams, membantah dengan tegas tuduhan bahwa dia yang mengatur pemecatan mantan pelatih tim nasional Ghana, Otto Addo. Addo resmi berpisah dengan tim setelah kekalahan beruntun dari Austria dan Jerman pada jeda internasional Maret 2026.
Konteks Pemecatan
Otto Addo kembali menjabat sebagai pelatih Black Stars pada Maret 2024 dan baru saja berhasil membawa Ghana lolos ke Piala Dunia 2026. Namun, hasil buruk dalam dua pertandingan persahabatan itu memicu perdebatan publik mengenai pemecatannya.
Pernyataan Menteri Olahraga
Dalam wawancara di Asempa FM, Kofi Adams menerangkan bahwa keputusan pemecatan bukanlah hasil kebijakan pribadi, melainkan berdasarkan penilaian teknis dan administratif yang lebih luas. Dia menghargai sumbangsih Addo dalam membawa Ghana ke Piala Dunia, namun ada kekhawatiran terhadap performa tim menjelang turnamen.
“Otto Addo telah berusaha keras untuk mengantarkan tim lolos ke Piala Dunia. Namun, kami khawatir dengan performa tim yang tidak memuaskan menjelang turnamen,” ucap Adams.
Adams juga menekan bahwa keputusan untuk memecat Addo telah dibahas dalam pertemuan yang terjadi sebelum sampai di Jerman setelah pertandingan melawan Austria.
“Saya tidak memecat Otto Addo sendirian. Ada kesepakatan untuk menggelar pertemuan setelah pertandingan melawan Austria dan Jerman,” tambahnya.
Pelatih Baru dan Tantangan ke Depan
Setelah kepergian Addo, Asosiasi Sepak Bola Ghana segera mencari pengganti dengan menunjuk pelatih berpengalaman asal Portugal, Carlos Queiroz, untuk kontrak jangka pendek selama empat bulan. Queiroz diharapkan bisa menstabilkan tim menjelang Piala Dunia.
Ghana akan tampil di Piala Dunia untuk kelima kalinya, tergabung dalam Grup L bersama Inggris, Kroasia, dan Panama. Mereka akan memulai kampanye pada 17 Juni 2026 melawan Panama, diikuti oleh Inggris pada 23 Juni, dan terakhir menghadapi Kroasia pada 27 Juni.
Persiapan Menuju Piala Dunia
Saat persiapan intensif menjelang ajang global tersebut berlangsung, fokus kini beralih dari kontroversi pelatih menuju tantangan di depan. Queiroz memiliki tugas berat untuk memastikan Ghana tampil kompetitif di panggung sepak bola terbesar dunia.
(WC/GN)
sumber : www.ghanaweb.com
Leave a comment