DR Kongo Jaga Asa Lolos Piala Dunia 2026 Lewat Play-off Interkontinental
Tahun 2026 menjadi periode yang sangat ambisius bagi tim nasional DR Kongo, yang dijuluki “The Leopards”. Mereka terus memupuk mimpi untuk bisa lolos ke Piala Dunia 2026. Tim asal Kongo ini akan berjuang keras mencari tiket kualifikasi pada Maret 2026 mendatang, dengan menghadapi pemenang dari laga antara Jamaika dan Kaledonia Baru di salah satu final babak play-off interkontinental.
Piala Afrika Sebagai Ujian Jelang Kualifikasi Piala Dunia
Dalam gelaran Piala Afrika sebelumnya, Leopards memang menunjukkan performa yang menjanjikan. Meski tidak meraih hasil maksimal di Maroko (jika ada kompetisi di sana), perjalanan mereka sebagai semifinalis di Pantai Gading menunjukkan potensi besar. Terlepas dari hasil akhir yang mungkin tidak sesuai harapan, tim Kongo memanfaatkan kompetisi tersebut sebagai panggung yang bagus untuk mempersiapkan diri menghadapi play-off interkontinental ini.
Pertandingan-pertandingan level tinggi melawan tim-tim kuat seperti Senegal dan Aljazair, bahkan Benin, memberikan pengalaman berharga. Kapten tim, Chancel Mbemba, menegaskan fokus tim saat ini.
“Halaman Piala Afrika sudah kami tutup. Kompetisinya berjalan dengan baik dan kami mendapatkan banyak pelajaran. Sekarang, kami fokus pada tujuan besar kami tahun ini, yaitu lolos ke Piala Dunia 2026. Kami punya tim yang bagus dengan kohesi yang kuat, kami akan mencari kualifikasi ini dan kami akan mendapatkannya.”
Perombakan Skuad Potensial untuk Maret 2026
Selama Piala Afrika terakhir, beberapa pemain mungkin tidak memberikan kesan yang memuaskan. Oleh karena itu, potensi perombakan dalam skuad Leopards untuk play-off interkontinental Piala Dunia 2026 pada Maret nanti sangat mungkin terjadi. Hal ini disampaikan oleh beberapa analis olahraga, termasuk Richard Kadima.
“Leopards memiliki kerangka dan kolektivitas yang bagus. Namun, banyak pemain yang tidak memberikan kepuasan, seperti Balikwisha, Mayele, atau bahkan Mbuku. Simon Banza sendiri belum bermain satu pun pertandingan. Hal ini membuat kami percaya bahwa Pelatih Desabre bisa melakukan beberapa perubahan di bulan Maret, tetapi tanpa terlalu banyak mengganggu inti tim,” ujarnya.
Setelah berakhirnya Piala Afrika, para pemain Leopards telah kembali ke klub masing-masing. Mereka kini menanti dengan penuh antusiasme pengumuman daftar pemain yang akan dipanggil untuk menghadapi babak play-off interkontinental yang krusial ini. Pertaruhan besar ada di depan mata untuk mewujudkan mimpi tampil di panggung sepak bola tertinggi dunia.
(WC/GN)
sumber : sportnewsafrica.com
Leave a comment