Agensi Besar di Sepak Bola Inggris Ancang-Ancang Gugat Premier League
CAA Base, CAA Stellar, dan Wasserman, tiga agensi besar dalam sepak bola Inggris, mengancam akan mengambil tindakan hukum terhadap Premier League terkait aturan pengeluaran baru yang diusulkan.
Aturan Pengeluaran yang Kontroversial
Regulasi keuangan yang menjadi sorotan ini mencakup pengenalan “top to bottom anchoring” (TBA), yang akan memberlakukan batasan gaji untuk semua 20 klub di Premier League. Aturan ini membatasi total pengeluaran klub untuk pemain, termasuk gaji, biaya agen, dan biaya transfer.
Selain itu, juga akan ada diskusi mengenai penggantian aturan profit dan sustainability (PSR) dengan “squad cost ratios” (SCR). Rencananya, pemungutan suara untuk menyetujui usulan ini akan dilakukan dalam rapat pemegang saham Premier League yang akan datang pada hari Jumat.
Penolakan Dari Agensi
Menjelang pemungutan suara yang sangat penting ini, CAA Base, CAA Stellar, dan Wasserman telah mengajukan penolakan resmi melalui surat yang dikeluarkan oleh firma hukum terkemuka, Clifford Chance. Ketiga agensi ini memiliki klien-klien ternama seperti Cole Palmer dari Chelsea dan Kobbie Mainoo dari Manchester United.
Ketiga agensi tersebut mengecam TBA dan SCR, yang mengatur pembelanjaan klub tidak boleh lebih dari 85% dari pendapatan tahunan mereka. Mereka juga menuduh Premier League tidak berkonsultasi dengan mereka sebelum merumuskan regulasi baru ini.
Reaksi dari Pemain dan Klub
Ancaman tindakan hukum dari ketiga agensi tersebut merupakan penolakan terbaru terhadap perubahan yang diusulkan. Maheta Molango, kepala Professional Footballers’ Association (PFA), berjanji bahwa asosiasi pemain akan mengambil langkah untuk menantang aturan baru ini jika disetujui.
Molango menambahkan, klub-klub yang menganggap perubahan ini sebagai pembatasan perdagangan yang jelas juga akan mengambil tindakan. Para pakar kompetisi juga mengungkapkan keprihatinan terhadap usulan ini, yang tidak memiliki preseden, sehingga tantangan hukum kemungkinan besar akan terjadi.
Manchester City dan Manchester United termasuk di antara klub-klub yang diperkirakan akan memberikan suara menolak perubahan pengeluaran ini. Usulan tersebut memerlukan dukungan dua pertiga tim untuk dapat disahkan dalam pemungutan suara di London pada hari Jumat mendatang.
Konsekuensi Bagi Liga dan Klub
Jika aturan baru ini disetujui, dampak signifikan mungkin akan terjadi pada cara klub-klub mengelola keuangan mereka. Aturan ini bisa mengubah iklim kompetitif dalam liga, yang sudah terkenal dengan pengeluaran besar untuk pemain dan proyek jangka panjang.
Situasi ini menjadi perhatian semua pihak, baik pemain, klub, maupun agensi, karena akan menentukan arah masa depan sepak bola Inggris.
(PL/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment