Pembaruan Manchester City: Tidak Hanya Sekadar Musim Transisi
Musim ini diharapkan menjadi musim transisi bagi Manchester City, namun perubahan yang dilakukan klub dengan investasi besar di bursa transfer mungkin membawa mereka lebih dekat ke perlombaan gelar. Merekut pemain seperti Omar Marmoush, Rayan Cherki, dan Tijani Reijnders, City kini tengah melakukan perombakan skuad yang besar.
Strategi Permainan Guardiola
Pep Guardiola telah mencoba berbagai pendekatan untuk memaksimalkan potensi pemain baru. Meskipun Manchester City tetap menjadi salah satu tim yang paling mengutamakan penguasaan bola di Liga Premier, gaya permainan mereka kini lebih langsung dibandingkan dengan tim-tim Guardiola sebelumnya di Barcelona dan Bayern Munich.
Pesaing Gelar: Arsenal Masih Terdepan
Setelah beberapa waktu, sepertinya City akan selesai di belakang Arsenal, yang tampil sangat baik di papan atas Liga Premier. Meskipun Arsenal masih memimpin, hasil terbaru menunjukkan bahwa tim Guardiola mulai menunjukkan niat untuk menantang gelar. Pertanyaannya: apakah City bisa meraih gelar musim ini?
“Dari pengalaman saat meraih kemenangan di masa lalu, kita cenderung menganggap masa lalu selalu sempurna. Ketika kami meraih 100 poin dan semua gelar, banyak pertandingan yang mirip dengan hari ini, dan ketahanan adalah bagian penting dari itu,” ungkap Guardiola setelah kemenangan 3-0 atas Crystal Palace. “Setiap rencana dari setiap manajer tentu ingin memberikan yang terbaik, namun ada saat-saat di mana kita mengalami kesulitan.”
Kemenangan di Selhurst Park
Kemenangan di Selhurst Park membuat City mencatatkan 11 kemenangan dari 13 pertandingan liga terakhir, dan kini mereka hanya terpaut dua poin dari Arsenal di puncak klasemen. Dalam performa seperti ini, tim dari Etihad Stadium harus diperhitungkan sebagai calon juara. Arsenal tidak akan bisa begitu saja mengatur langkah.
Performa Pemain Kunci
Arsenal tidak memiliki Erling Haaland, yang telah mencetak 23 gol di semua kompetisi musim ini. Ia memecahkan berbagai rekor dan menjadi ujung tombak tantangan gelar, meski dukungan di sekitarnya masih dalam perkembangan. Selama Haaland berada di tim, peluang City untuk meraih gelar tetap ada.
Phil Foden menunjukkan tanda-tanda kembali ke performa terbaiknya, mencetak enam gol dalam lima pertandingan terakhir. Jeremy Doku mulai memberikan dampak pada pertandingan secara lebih konsisten, sementara Reijnders dan Nico Gonzalez beradaptasi dengan unit midfiled City. Hal ini menunjukkan bahwa segalanya mulai terbangun untuk Guardiola.
Analisis Musim Ini
Pada akhirnya, mungkin masih terlalu dini bagi Manchester City dengan skuad yang sekarang. Mereka masih rentan dalam transisi pertahanan, dan cedera pada Haaland dapat berdampak besar. Namun, saat ini, tim Guardiola patut diabadikan bersama Arsenal dan pesaing lainnya dalam perburuan gelar.
(PL/GN)
sumber : www.forbes.com
Leave a comment