Analisis Tabel Liga Primer Inggris 2025-26: Menggali Data Lanjutan
Kita akan mengulas data ekspektasi poin untuk setiap tim Liga Primer Inggris musim 2025-26 guna melihat apakah ada lebih banyak hal dari tabel liga saat ini.
Tabel Liga Setelah 11 Pertandingan
Seringkali dikatakan bahwa perhatian tidak seharusnya diberikan pada tabel liga hingga setidaknya 10 pertandingan dalam sebuah musim. Kini, setelah 11 pertandingan berjalan di musim 2025-26, kita dapat menganalisis apa yang disampaikan oleh tabel saat ini.
Dalam 11 dari 20 musim Liga Primer terakhir, tim yang berada di puncak tabel pada tahap ini akhirnya meraih gelar juara, dengan persentase 55%. Biasanya, tim akan berada dalam posisi yang kira-kira sama dengan akhir musim.
Namun, terdapat banyak pengecualian; cukup banyak untuk menyimpulkan bahwa tidak ada yang bisa dianggap pasti saat ini. Misalnya, musim lalu, Crystal Palace berada di posisi 18 setelah 11 pertandingan tetapi akhirnya finis di urutan ke-12. Sementara itu, Spurs yang berada di urutan ke-10 saat itu, finis di urutan ke-17, terpaut 33 poin dari posisi ketiga.
Data Lanjutan: Indikator Prospek Tim
Mungkin, data yang mendasari performa dapat memberikan indikator yang lebih akurat mengenai prospek setiap tim untuk musim ini. Terdapat lebih banyak hal dalam tabel Liga Primer daripada yang terlihat.
Walaupun 11 pertandingan merupakan jumlah yang signifikan, itu hanya merupakan sebagian kecil dari keseluruhan musim. Setiap tim telah menghadapi kombinasi yang berbeda dari 11 lawan dari total 19, sehingga total poin atau angka yang mendasari tidak dapat langsung dibandingkan.
Sebagai contoh, jika satu tim telah menghadapi 11 pertandingan paling sulit, mereka mungkin akan tampil lebih buruk dalam hasil nyata dibandingkan tim yang telah menghadapi 11 lawan yang lebih mudah. Hanya pada akhir 38 pertandingan, tabel bisa dianggap adil (atau seadil mungkin).
Model Poin Ekspektasi dari Opta
Meskipun demikian, data yang mendasari performa tetap dapat menggambarkan sebuah cerita. Angka ekspektasi gol dapat memberi gambaran yang lebih baik mengenai seberapa akurat total poin setiap tim mencerminkan penampilan mereka.
Model ekspektasi poin dari Opta menggunakan data ekspektasi gol untuk menghitung jumlah gol yang seharusnya dicetak setiap tim dalam sebuah pertandingan berdasarkan nilai xG dari tembakan mereka. Model ini melakukan simulasi pertandingan sebanyak 10.000 kali, dan ekspektasi poin setiap tim diambil dari proporsi simulasi tersebut yang menunjukkan kemenangan, hasil imbang, atau kekalahan.
Walau bukan sains yang tepat, karena model ini tidak mempertimbangkan periode dominasi teritorial yang berkelanjutan atau peluang yang tidak melibatkan upaya mencetak gol, data selama periode yang lebih lama — seperti 11 pertandingan — dapat memberikan wawasan yang berarti.
Posisi Tim di Tabel Poin Ekspektasi
Arsenal saat ini menguasai Liga Primer dan model menunjukkan bahwa mereka layak berada di posisi tersebut, dengan total 24,1 xPts, sedikit lebih rendah dari total poin aktual mereka yaitu 26.
Manchester City, di posisi kedua, adalah satu-satunya tim lain yang posisi di tabel aktual dan tabel xPts sesuai dengan performa mereka. Namun, terdapat banyak ketidakcocokan di tempat lain.
Tim yang saat ini berada di urutan keempat (Sunderland), kelima (Tottenham), dan keenam (Aston Villa) seharusnya berada di posisi 15, 16, dan 19 berdasarkan kualitas serta kuantitas peluang yang telah mereka ciptakan dan kebobolan.
Performa Tim yang Mengejutkan
Bagi Tottenham, yang penggemarnya sering tidak puas dengan kualitas permainan di bawah manajer baru Thomas Frank, ini mungkin bukan kejutan. Meskipun mereka mencatat beberapa hasil positif, gaya bermain mereka menunjukkan hasil yang tidak berkelanjutan. Tim ini belum mampu menciptakan banyak peluang.
Sementara itu, posisi Sunderland di tabel xPts terasa tidak adil. Kembali ke liga utama setelah promosi musim lalu, tim besutan Regis Le Bris telah tampil baik meskipun statistik mereka menunjukkan penguasaan bola yang lebih rendah.
Di sisi lain, Aston Villa mencatatkan hasil yang kurang meyakinkan. Mereka tidak mampu mencetak gol di empat pertandingan pertama dan tetap menghadapi kesulitan dalam hal penciptaan peluang meski mampu meraih beberapa kemenangan.
Tim-Tim yang Patut Diwaspadai
Beberapa tim lainnya, seperti Crystal Palace, Nottingham Forest, Leeds, Newcastle, Brentford, dan Brighton, juga layak diperhatikan. Terutama, Crystal Palace saat ini berada di posisi ke-10 tetapi berdasarkan data, mereka seharusnya berada di posisi ketiga.
Tindakan yang lebih positif tampak pada Wolves, yang seharusnya mengumpulkan 11,2 poin tetapi hanya meraih dua poin. Ada kemungkinan situasi mereka akan membaik di bawah manajer baru Rob Edwards.
Tentunya, tidak ada jaminan bahwa data mendasar ini akan terwujud dalam hasil akhir. Namun, dengan Arsenal yang saat ini terlihat di jalur yang tepat, perjalanan Liga Primer Inggris ini semakin menarik untuk diikuti.
(PL/GN)
sumber : theanalyst.com
Leave a comment