Asmir Begovic: Mengenang Karier dan Ambisi di Leicester
Asmir Begovic kini bermain untuk Leicester City dan memasuki tahap akhir kariernya setelah lebih dari 250 penampilan di Premier League. Dalam wawancara eksklusif, ia berbagi pandangan mengenai perjalanan kariernya bersama Stoke City dan Chelsea, serta pengalaman berkesan lainnya.
Perkembangan Musim Ini di Leicester
“Musim ini berjalan sedikit naik turun, tetapi tujuan kami jelas: promosi kembali ke Premier League. Kami masih berada dalam persaingan. Pekan lalu positif, kami meraih tujuh poin dari sembilan, dan kami menantikan periode Natal yang sibuk untuk mendorong lebih jauh,” ungkap Begovic mengenai timnya.
Motivasi untuk Terus Bermain
Setelah bertahun-tahun di dunia sepakbola, Begovic masih merasa cinta akan permainan. “Saya tetap mencintai permainan dan lingkungan tim. Saya senang mencoba menang dan menjadi bagian dari kesuksesan. Secara fisik, saya masih mampu, dan jika ada proyek yang tepat, saya senang untuk terus bermain,” jelasnya.
Perubahan Persiapan Fisik
Ia juga mencatat adanya perubahan dalam persiapan fisiknya. “Ilmu olahraga telah berkembang pesat. Pemulihan dan aktivasi yang tepat kini menjadi fokus utama saya,” tambahnya.
Peran Sebagai Pekerja Senior
Bermain sebagai kiper cadangan di Leicester, Begovic merasa memiliki tanggung jawab untuk membimbing pemain muda. “Sebagai pemain senior, saya senang berbagi pengalaman. Kepemimpinan dan menetapkan standar sangat penting bagi budaya tim,” terangnya.
Moments Penting dalam Karier
Mengenang kembali, ia menyebut klub yang membentuk kariernya. Portsmouth adalah tempat awal yang penting, kemudian Stoke City menjadi tempat saya membuktikan diri di Premier League, dan Chelsea adalah langkah menuju level tertinggi,” jelasnya.
Pengalaman di Stoke City
Begovic menggambarkan masa-masa di Stoke dengan penuh rasa syukur. “Kami memiliki gaya bermain yang sesuai dengan karakter pemain dan penggemar. Kami meraih banyak hal hebat bersama,” katanya.
Gol Langka dari Kiper
Salah satu momen berkesan adalah saat ia mencetak gol dari jarak 92 meter. “Itu tak terduga, biasanya kiper mencetak gol di menit akhir, bukan sepuluh detik setelah kick-off,” kenangnya.
Perpindahan ke Chelsea
Ketika pindah ke Chelsea, ia harus menerima peran sebagai cadangan. “Bermain di klub juara di bawah Jose Mourinho adalah kesempatan untuk menguji diri di level tertinggi. Saya tidak menyesal, itu salah satu keputusan terbaik dalam karier saya,” ungkapnya.
Tekanan Bermain di Klub Besar
Begovic membahas aspek paling sulit ketika beradaptasi dengan klub besar. “Tekanan adalah yang paling berat. Setiap pertandingan penting, segala sesuatu diawasi, dan jadwalnya sangat padat,” tutur Begovic.
Menilai Kiper Terbaik dan Perkembangan Goalkeeping
Baginya, Gianluigi Donnarumma adalah kiper terbaik saat ini. “Konsistensinya selama bertahun-tahun sangat menonjol,” ucapnya. Mengenai perkembangan posisi kiper, ia menekankan bahwa sekarang kiper harus multifungsi, tetapi inti dari tugas tetaplah menjaga gawang dari kebobolan.
Referensi dan Rencana Masa Depan
Ia berharap bisa terus bermain, setidaknya selama satu musim lagi. Begovic menilai pentingnya pekerjaan media dan akademi kiper yang ia jalankan. Ia juga memiliki rencana untuk tetap terlibat dalam dunia sepakbola, baik sebagai pelatih maupun di peran teknis lainnya.
Pesan untuk Generasi Muda
“Jangan pernah menyerah pada mimpi Anda. Bekerjalah keras, bersabarlah, dan percayalah pada diri sendiri. Melakukan apa yang dicintai itu sangat penting,” tutupnya.
(PL/GN)
sumber : www.flashscore.com
Leave a comment