Crystal Palace Memulai 2026 dengan Ketidakpastian
Crystal Palace memulai tahun baru ini dengan performa yang kurang memuaskan dan dikelilingi oleh berbagai ketidakpastian, setelah sebelumnya mencatatkan tahun yang mungkin merupakan yang terbaik dalam sejarah klub.
Pencapaian di Tahun 2025
Manajer Oliver Glasner berhasil membawa pulang trofi FA Cup dan Community Shield, melaksanakan kampanye besar pertama di Eropa, serta meraih rekor poin tertinggi di Premier League sejak diangkat sebagai pelatih pada Februari 2024.
Penurunan Performa
Namun, timnya mengakhiri tahun 2025 dengan kekalahan ketiga berturut-turut di Premier League, setelah kalah 1-0 dari Tottenham di Selhurst Park. Hal ini menyamai rekor kekalahan terpanjang yang dialami Glasner di liga.
Keinginan untuk Memperkuat Tim
Meski pertandingan yang padat di bulan Desember menjadi tantangan, baik Glasner maupun para pemainnya enggan menjadikan hal tersebut sebagai alasan untuk menjelaskan penurunan performa. Mereka sedang berupaya menjaga keseimbangan antara ambisi domestik dan kontinental.
Setelah secara terbuka mengkritik minimnya aktivitas klub di bursa transfer musim panas lalu, Glasner menyatakan keinginannya agar manajemen klub memperkuat skuad di jendela transfer Januari. “Kami membutuhkan dukungan,” ungkap Glasner, di mana timnya kini tanpa kemenangan dalam lima pertandingan di semua kompetisi.
Ia juga menyoroti absennya beberapa pemain kunci, seperti Daniel Munoz, Ismaila Sarr, dan Daichi Kamada, yang biasanya terlibat dalam pencetak gol. “Saya rasa kami tidak jauh dari bisa berada di posisi yang lebih baik. Kami hanya kehilangan beberapa elemen penting yang diperlukan untuk mempertahankan posisi kami,” tambahnya.
Menatap Masa Depan
Dengan kontrak yang akan berakhir di akhir musim ini, Glasner menghadapi keputusan penting mengenai masa depannya di klub. Hal ini menambah motivasi bagi manajemen untuk mempertimbangkan penguatan skuad di bursa transfer mendatang.
Ke depan, Crystal Palace perlu segera menemukan kembali ritme positif untuk meningkatkan posisi mereka di liga dan memenuhi ambisi klub yang lebih tinggi di kompetisi domestik maupun Eropa.
(PL/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment