United Terkalahkan di Rumah Sendiri oleh Everton yang Bermain Sepuluh Orang
Jelang satu tahun sejak Ruben Amorim mencatat debutnya bersama Manchester United, timnya kali ini mengalami kekalahan mengejutkan melawan Everton yang harus bermain dengan sepuluh orang. Kekalahan ini juga menghentikan rekor tak terkalahkan United yang telah berjalan selama lima pertandingan.
Insiden Merah untuk Gueye
Idrissa Gueye mendapatkan kartu merah aneh setelah menampar rekannya, Michael Keane. Keputusan ini memberikan kesempatan bagi United untuk mendominasi permainan, namun Everton, yang hanya meraih satu kemenangan di Old Trafford dalam 32 tahun terakhir, berhasil meraih kemenangan bersejarah melalui gol Kiernan Dewsbury-Hall dari jarak 20 yard. Ini adalah kemenangan pertama David Moyes sebagai manajer tamu di Premier League di stadion ini.
Peringkat Tertinggal
Tim Moyes kini berada di peringkat ke-11, sejajar dengan United yang gagal memanfaatkan kesempatan untuk memasuki lima besar. United berada dalam kondisi yang kurang baik, meskipun Joshua Zirkzee sempat mengancam gawang Everton dengan dua sundulan yang berhasil diblok oleh Jordan Pickford. Namun, performa United tampak terputus-putus, dan Amorim memiliki banyak pekerjaan rumah jika ingin mempertahankan peluang di posisi Liga Champions.
Permainan Tanpa Gairah
Jika sebuah tim tidak mampu mengalahkan lawan yang bermain dengan jumlah lebih sedikit untuk waktu yang lama, bagaimana mungkin mereka dianggap sebagai kontender serius? United mencetak 19 gol dan kebobolan 18, sementara Everton mencetak 12 gol dan kebobolan 13. Harapan akan pertunjukan menghibur pun dibarengi statistik ini, namun Amorim hanya menurunkan enam pemain dari tim yang bertanding pada laga debutnya.
Jalannya Pertandingan
David Moyes membuat kejutan dengan memasukkan Séamus Coleman, yang kembali setelah absen lama. Namun, Coleman’s malam berakhir dalam sepuluh menit akibat cedera. Kejadian dramatis terjadi ketika Gueye mendapat kartu merah setelah menampar Keane di tengah perdebatan, yang kemudian membuat dukungan dari penonton semakin menggema.
Setelah kartu merah, United memiliki 77 menit untuk memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, namun gagal melakukannya. Justru Everton yang mampu menunjukkan permainan lebih agresif dan berhasil membuka keunggulan melalui gol Dewsbury-Hall. Momen tersebut tercipta setelah United kehilangan fokus, memberikan ruang bagi Dewsbury-Hall untuk melakukan serangan yang berujung gol.
Statistik dan Taktik
Meskipun penguasaan bola United dua kali lebih banyak dari Everton, kualitas permainan mereka terasa rendah. Beberapa kali peluang tercipta, namun tembakan dari Bruno Fernandes dan Mason Mount masih belum membuahkan hasil. Di sisi lain, Everton dengan solid bertahan dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada.
Dampak Kekalahan
Kekalahan ini tak hanya berpengaruh pada posisi klasemen, tetapi juga menambah tekanan pada pelatih Ruben Amorim. Dengan laga-laga mendatang yang sulit, United harus segera memperbaiki performa jika ingin tetap bersaing di papan atas Premier League. Peluang untuk bangkit masih ada, namun perubahan signifikan harus segera dilakukan oleh tim.
(PL/GN)
sumber : www.theguardian.com
Leave a comment