David Horseman Menyampaikan Kekecewaan Usai Kekalahan di EFL Trophy
David Horseman merasa kecewa setelah kampanye EFL Trophy timnya terhenti usai mengalami kekalahan 3-1 dari Cardiff City pada Selasa malam.
Jalannya Pertandingan
Meski Marcel Washington sempat membawa tim unggul lebih dulu, pihak lawan berhasil menyamakan kedudukan sebelum babak pertama usai. Setelah Alexei Rojas diusir dari lapangan, Cardiff mencetak dua gol tambahan di babak kedua, mengakhiri ambisi Arsenal di kompetisi ini.
“Malam yang sangat mengecewakan,” ungkap Horseman. “Saya pikir kami memulai pertandingan dengan cukup baik dan berhasil mendominasi area penalti mereka. Dengan sedikit lebih banyak kualitas, kami mungkin bisa mencetak gol lebih awal.”
“Setelah kami mencetak gol yang bagus melalui Marcel, kami merasa bisa mengambil alih permainan. Namun, setelah kick-off, mereka langsung mencetak gol. Kami kehilangan duel pertama dan kedua, serta tidak menandai pemain lawan, dan bek tengah kami tidak bergerak di kotak penalti. Hasilnya, skor imbang 1-1.”
Statistik dan Evaluasi
Horseman mencatat bahwa hal ini menjadi masalah yang sering dihadapi oleh tim akademi saat ini. Dia menekankan pentingnya meningkatkan kemampuan dalam duel.
“Untuk bisa memenangkan dua atau tiga duel itu, sangat mengecewakan,” tambahnya.
Poin Penting dalam Babak Kedua
Menyoroti apa yang keliru di babak kedua, Horseman menyebut kartu merah Alexei Rojas sebagai titik balikan kunci dalam pertandingan.
“Kami sudah melakukan penyesuaian sebelum babak kedua dan saat kami pikir permainan mulai stabil, umpan kembali membuat Alexei diusir. Kami kembali tertekan,” jelasnya. “Mereka mencetak gol ketiga, dan rasa kecewa semakin mendalam, karena kami memberi kesempatan, namun tidak cukup yang memanfaatkan peluang malam ini.”
Refleksi dan Pelajaran
Kekalahan di Cardiff City Stadium menandai berakhirnya kampanye Vertu Trophy kami. Namun, Horseman tetap melihat sisi positif dari perjalanan ini meski diakhiri dengan mengecewakan.
“Sejujurnya, kami tidak akan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk lolos. Ini adalah pertandingan muda, dan kami melawan tim muda mereka. Kami merasa sangat kecewa dengan hasil malam ini.”
“Kunjungan kami ke Newport sangat membanggakan, kami meraih kemenangan, dan saya rasa kami cukup baik mengelola permainan dan atmosfer di Exeter, meski itu adalah pengalaman baru bagi anak-anak.”
Horseman menambahkan pentingnya belajar dari pengalaman ini. “Kita bisa mengambil pelajaran dari saat-saat sulit. Walaupun sekarang terasa menyakitkan, kami akan berbicara dengan para pemain dan memberikan analisis video untuk pembelajaran.”
“Mereka harus belajar cepat karena satu hal yang kami pelajari adalah Premier League 2 tidak sama dengan EFL Trophy. Memenangkan duel dan mengelola tekanan adalah hal yang harus kami tingkatkan, dan kami kesulitan di momen-momen krusial.”
Horseman berfokus pada pengembangan individu di akademi. “Kami berusaha menghasilkan individu, bukan sekadar tim, sehingga kali ini kami merasa kehilangan kesempatan.”
Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi para pemain muda Arsenal, yang harus segera berbenah untuk menghadapi kompetisi selanjutnya dengan lebih baik.
(PL/GN)
sumber : www.arsenal.com
Leave a comment