Sean Dyche Kembali Berjuang Melawan Degradasi
Sean Dyche telah berpindah klub di tahun 2025, namun tetap menghadapi tantangan yang sama seperti yang dialaminya di awal tahun, yaitu berjuang untuk menghindari degradasi. Dia dipecat dari jabatannya sebagai manajer Everton pada 9 Januari, saat Everton berada di posisi 16 dan hanya terpaut satu poin dari zona degradasi. Dyche kemudian mengambil alih Nottingham Forest yang berada dalam kondisi lebih buruk pada akhir Oktober, tetapi saat ini mereka memiliki selisih lima poin dari zona merah.
Konsistensi Jadi Masalah
Namun, konsistensi menjadi masalah bagi Forest di bawah Dyche. Mereka mengalami kekalahan beruntun untuk pertama kalinya, meskipun penampilan melawan Manchester City pada laga terakhir menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan penampilan mengecewakan saat melawan Fulham sebelum Natal.
Ketergantungan pada Chris Wood
Chris Wood mencetak 20 gol yang krusial bagi Forest untuk meraih kualifikasi Eropa musim lalu. Tanpanya, yang mengalami masalah lutut yang berkepanjangan, tidak ada pemain Forest yang mencetak lebih dari tiga gol di liga musim ini. Hanya Wolves yang juga tanpa kemenangan menjadi satu-satunya klub yang memiliki top skor lebih sedikit.
Kendala Gol untuk Everton
Kekurangan gol juga menjadi penghalang bagi Everton. Baik Everton maupun Forest merupakan dua tim dengan jumlah gol paling sedikit di liga, hanya mencetak rata-rata satu gol per pertandingan.
Peluang dan Penyelesaian
Kedua tim berada di tengah klasemen dalam hal jumlah percobaan gol yang dilakukan di Premier League musim ini, namun kualitas penyelesaian menjadi masalah utama bagi mereka.
Dampak terhadap Tim
Dengan kondisi ini, baik Dyche di Nottingham Forest maupun Everton harus segera memperbaiki performa mereka untuk menjauh dari zona berbahaya. Jika tidak, masa depan kedua klub di Premier League bisa terancam.
(PL/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment