Pemantauan Sepuluh Pertandingan Pertama Liga Primer Inggris 2025
Sepuluh pertandingan telah dilalui Liga Primer Inggris, dan hasilnya sesuai perkiraan banyak orang. Arsenal, Manchester City, dan Liverpool bertengger di posisi teratas klasemen.
Performa Tim dan Kejutan dalam Klasemen
Arsenal, Manchester City, dan Liverpool memang menjadi tiga tim yang diprediksi akan berjuang di papan atas. Namun, di luar ketiga tim ini, banyak hal yang tidak berjalan sesuai rencana. Manchester City kehilangan dua dari tiga pertandingan pertamanya. Liverpool mencatatkan lima kemenangan beruntun, tetapi kemudian mengalami empat kali kekalahan berturut-turut. Anehnya, Bournemouth yang melepas sebagian besar lini belakangnya ke klub-klub besar, kini memiliki jumlah poin yang sama dengan Liverpool. Tim promosi baru, Sunderland, juga memiliki poin yang sama, meskipun mereka hanya finis keempat di Championship musim lalu.
Gap poin antara Arsenal di posisi pertama dan City di posisi kedua setara dengan jarak poin City ke Brentford yang berada di posisi 12. Sementara itu, Newcastle yang saat ini berada di posisi 13, justru lebih unggul dari Barcelona dan Liverpool di klasemen Liga Champions.
Setelah dua tahun berturut-turut di mana semua tim promosi langsung terdegradasi, kini West Ham, Nottingham Forest, dan Wolves yang harus berjuang di zona degradasi. Ketiga tim ini hanya berhasil meraih tiga kemenangan dan mengalami empat pemecatan pelatih, sedangkan tim lain di liga ini telah meraih minimal tiga kemenangan dengan pelatih yang sama sejak awal musim.
Memanfaatkan Data untuk Memproyeksikan Musim Ke Depan
Sekarang, di titik sepuluh pertandingan, analisis yang lebih jelas tentang perjalanan musim bisa dilakukan. Beberapa studi menunjukkan bahwa performa kolektif suatu tim, diukur dengan berbagai metrik kekuatan tim, mulai bisa memprediksi hasil pertandingan mereka di sisa musim.
Jika ini benar, apa yang bisa kami ambil dari perjalanan musim yang liar sejauh ini? Berikut proyeksi untuk 28 pertandingan ke depan beserta posisi akhir yang diprediksi untuk semua 20 tim Liga Primer.
Proyeksi Akhir Musim
Kami menggunakan pendekatan yang lebih sederhana untuk memproyeksikan hasil. Salah satu metrik yang saya sukai adalah “adjusted goal differential,” yang mengkombinasikan 70% expected goals dan 30% gol yang sebenarnya. Berdasarkan data dari 10 musim terakhir Liga Primer, tim dengan adjusted goal differential netral setelah sepuluh pertandingan diprediksi akan mengumpulkan 1.39 poin per pertandingan di sisa musim. Setiap peningkatan dalam adjusted goal differential juga berkontribusi pada peningkatan prediksi poin.
Berikut adalah proyeksi untuk akhir musim Liga Primer:
- Arsenal: Proyeksi total poin: 79.3; Proyeksi total sisa musim: 54.3 (1); Nilai pasar: €1.31B (1); Adjusted goal differential: +1.28 (1)
- Manchester City: Proyeksi total poin: 68.6; Proyeksi total sisa musim: 52.6 (2); Nilai pasar: €1.21B (2); Adjusted goal differential: +0.83 (2)
- Liverpool: Proyeksi total poin: 66.2; Proyeksi total sisa musim: 48.2 (3); Nilai pasar: €1.15B (3); Adjusted goal differential: +0.46 (5)
- Chelsea: Proyeksi total poin: 65.1; Proyeksi total sisa musim: 48.1 (4); Nilai pasar: €1.14B (4); Adjusted goal differential: +0.48 (4)
- Tottenham: Proyeksi total poin: 59.6; Proyeksi total sisa musim: 42.6 (5); Nilai pasar: €921M (5); Adjusted goal differential: -0.04 (12)
Meskipun banyak tim berjuang untuk memperbaiki performa mereka, kekuatan pasar dan kualitas pemain tetap menjadi penentu penting. Dalam konteks ini, Arsenal, City, dan Liverpool menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang layak bersaing di puncak klasemen. Sementara itu, tim-tim di zona degradasi akan berjuang keras untuk menghindari nasib buruk dan memastikan keselamatan mereka di liga.
Dengan demikian, perjalanan Liga Primer dengan banyak kejutan di awal musim ini menunjukkan bagaimana kompetisi selalu bisa berbalik dalam sekejap, dan setiap pertandingan menjadi krusial bagi semua tim.
(PL/GN)
sumber : www.espn.com
Leave a comment