Manajer Wealdstone Bicara Soal Gaya Busana dalam Sepak Bola
Sam Cox, manajer Wealdstone, memiliki pandangan menarik mengenai tren busana dalam dunia sepak bola. Menurutnya, perubahan ini berkaitan dengan keaslian dan kenyamanan bagi para pelatih.
Keaslian dalam Fashion
Manajer berusia 35 tahun ini menyatakan bahwa gaya berpakaian merupakan bentuk ekspresi diri. “Saya percaya fashion adalah cara untuk mengekspresikan diri dan mencerminkan siapa saya,” ungkapnya dalam sebuah wawancara.
Cox mengenang pengalamannya di Oxford City yang tidak berlangsung lama, di mana dia mencoba mengenakan pakaian klub dan berbicara dengan cara tertentu untuk menyenangkan orang lain. “Saya merasa lebih nyaman ketika menjadi diri saya yang sebenarnya. Penting bagi saya untuk menunjukkan siapa saya sebenarnya,” tambahnya.
Aktif di Media Sosial
Beralih dari banyak manajer lain, Cox aktif di media sosial dan sering membagikan foto-foto penampilannya di Instagram. Sebuah video reaksi komentator terhadap penampilannya dalam pertandingan FA Cup baru-baru ini bahkan telah ditonton hingga 350.000 kali di TikTok.
Menyikapi Kritikan
Meski menerima kritik dari penggemar dan pelatih lain terkait penampilannya yang flamboyan, Cox tidak berniat untuk mengubah gaya. “Saya tahu saya berbeda dan saya bangga akan hal itu. Saya seorang manajer kulit hitam, vegan, dan beragama Kristen di National League, yang bukan hal yang biasa,” ujarnya.
Dia menegaskan bahwa yang terpenting adalah tetap setia pada diri sendiri. “Saya akan selalu mendukung hal itu,” tutupnya.
Konteks dalam Sepak Bola
Perubahan gaya berpakaian di kalangan pelatih menunjukkan evolusi dalam budaya sepak bola, yang kini memberi ruang bagi kepribadian dan ekspresi individual. Diharapkan, ini akan membuka jalan bagi lebih banyak pelatih untuk berani mengekspresikan diri mereka tanpa takut akan penilaian dari orang lain.
(PL/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment