Potensi Kontroversi Gaji Cap di Premier League
Pembahasan mengenai rencana Premier League untuk memperkenalkan “gaji cap” yang kontroversial bisa berujung pada ketegangan antara liga dan para pemainnya. Asosiasi Pemain Profesional (PFA) dilaporkan akan mengadakan pertemuan dengan kapten dari semua 20 klub di liga teratas pekan depan, sebelum melakukan pemungutan suara mengenai “anchoring” pada pertemuan pemegang saham Premier League yang dijadwalkan pada 21 November.
Tentang Rencana Gaji Cap
Klub-klub besar seperti Manchester United dan Manchester City sudah menyatakan penolakannya terhadap rencana ini, di mana batasan pengeluaran ditetapkan maksimum lima kali lipat dari jumlah hadiah uang dan pendapatan siaran yang diterima klub yang berada di posisi bawah. Namun, PFA mengancam akan mengambil langkah hukum jika Premier League memutuskan untuk menerapkan kebijakan tersebut. Dukungan telah diperoleh dari sejumlah pemain senior serta agen-agen berpengaruh di dunia sepak bola.
Pernyataan PFA
Maheta Molango, CEO PFA, menyatakan bahwa jika langkah-langkah anchoring diadakan, “beberapa klub akan langsung melanggar aturan baru.” Ia menambahkan, “Ini akan memaksa mereka untuk mengurangi pengeluaran, yang berdampak pada anggota kami.” Tekanan dari PFA juga didorong oleh dampak yang lebih luas terhadap dunia sepak bola.
Dalam sebuah wawancara di BBC Radio 4, Molango menegaskan, “Sangat tidak mungkin untuk membatasi kemampuan seseorang dalam mencari nafkah secara artifisial, karena ini tidak akan bertahan dalam tantangan hukum.” Ia menjelaskan, “Kami telah menginformasikan kepada Premier League bahwa kami akan menolak pengenalan gaji cap melalui aturan ‘Top to Bottom Anchoring’.” Di sisi lain, juru bicara Premier League berpendapat bahwa mereka tidak sependapat dengan pandangan PFA dan menyebutkan bahwa proses konsultasi yang luas telah dilakukan bersama klub-klub dan pemangku kepentingan lainnya.
Konteks dan Dampak
Jika kebijakan ini diterapkan, dampaknya akan signifikan tidak hanya bagi klub-klub besar yang menolak, tetapi juga bagi keseluruhan dinamika kompetisi di Premier League. Proses negosiasi yang panjang ini akan sangat menentukan masa depan pengelolaan keuangan dalam liga, serta kesejahteraan para pemain di dalamnya.
(PL/GN)
sumber : www.sportsbusinessjournal.com
Leave a comment