Crystal Palace Bersiap Hadapi Manchester City
Crystal Palace kini berada di posisi keempat klasemen menjelang pertandingan melawan Manchester City yang menempati posisi kedua pada hari Minggu akan datang.
Posisi Tak Terduga
Bagi Crystal Palace, ini adalah pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya. Mereka belum pernah berada di posisi empat besar sedalam ini dalam musim Premier League, belum pernah terlibat dalam kompetisi Eropa, dan belum pernah mempertahankan trofi besar sebelumnya.
Di bawah kepemimpinan Oliver Glasner, klub ini tengah mengalami era yang istimewa. Seberapa jauh ia bisa membawa tim ini?
Pencapaian yang Memuaskan
“Ini adalah waktu yang menyenangkan menjadi penggemar Palace,” kata ketua klub, Steve Parish, dalam wawancara baru-baru ini. “Klub ini berada pada titik terbaik dalam sejarahnya berdasarkan setiap metrik yang bisa dilihat.”
Palace tengah bersiap menyambut raksasa Premier League, Manchester City, dalam kondisi mental yang positif di posisi keempat yang sangat mengesankan. Sejak kembali ke liga utama di musim 2013/14, Palace tidak pernah menyelesaikan musim lebih tinggi dari peringkat ke-10 atau lebih rendah dari peringkat ke-15.
Posisi Akhir Crystal Palace Sejak 2013/14
| Musim | Posisi |
|---|---|
| 2013/14 | 11 |
| 2014/15 | 10 |
| 2015/16 | 15 |
| 2016/17 | 14 |
| 2017/18 | 11 |
| 2018/19 | 12 |
| 2019/20 | 14 |
| 2020/21 | 14 |
| 2021/22 | 12 |
| 2022/23 | 11 |
| 2023/24 | 10 |
Pencapaian Palace yang saat ini berada di posisi keempat klasemen merupakan hal yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sebelum kampanye ini, posisi tertinggi mereka di posisi keempat adalah setelah delapan pertandingan di musim 2015/16 dan 2019/20.
Pengalaman Eropa Pertama
Setelah meraih kemenangan di FA Cup musim lalu, mereka kini melangkah ke kompetisi Eropa dan dipastikan hampir mendapatkan tempat di playoffs setelah menyelesaikan fase grup, dengan satu pertandingan fase liga tersisa.
Tim yang Stabil
Kedatangan Glasner telah membawa dampak besar, dengan banyak pemain menunjukkan performa terbaik mereka. Jean-Philippe Mateta kini menjadi salah satu penyerang paling tajam di Premier League dan baru-baru ini meraih penghargaan internasional bersama timnas Prancis.
Pemain yang dibeli dengan biaya relatif rendah, seperti Daniel Munoz dan Ismaila Sarr, menunjukkan kemampuan bersaing di level tertinggi, sementara Adam Wharton terus tampil mengesankan. Marc Guehi juga sudah menarik perhatian banyak klub besar.
Salah satu kunci keberhasilan defensif Palace adalah konsistensi dalam pemilihan pemain. Glasner hanya sekali mengubah susunan pemain di lini belakang saat Guehi cedera, mempertahankan unit yang sama dalam 93.3 persen pertandingan.
Menatap Pertandingan Berikutnya
Palace akan menjamu Manchester City pada hari Minggu mendatang, 10 Desember 2023, pukul 23:30 WIB. Pertandingan ini akan disiarkan secara langsung di stasiun TV lokal, seperti SCTV dan layanan streaming Vidio.
Ini adalah ujian nyata bagi kemampuan Palace untuk bersaing dengan tim-tim terbaik. “Mereka tidak senang lagi berada di peringkat 15,” kata Glasner. “Mereka sudah merasakan manisnya pengalaman bermain di Eropa, dan ingin lebih.”
Dampak terhadap Klub: Pertandingan ini menjadi sangat penting bagi Crystal Palace. Kesuksesan dalam pertandingan ini bisa menguatkan posisi mereka di klasemen dan membuat mereka semakin percaya diri dalam mengarungi kompetisi Eropa.
(PL/GN)
sumber : www.premierleague.com
Leave a comment