Manajer FPL Elite Aktifkan Wildcard untuk Gameweek 13
24 Nov. 2025
Mark Mansfield, salah satu manajer paling konsisten dalam sejarah FPL, telah mengumumkan keputusan untuk menggunakan Wildcard di Gameweek 13. Dengan tujuh finis di posisi 10 besar dan peringkat terbaik di posisi 227, dia mengambil langkah ini sebelum periode sulit bagi para manajer lainnya.
Alasan Memilih Wildcard Sekarang
Mark menegaskan bahwa keputusan ini bukanlah hal mendadak:
“Rencananya sejak awal adalah menggunakan Wildcard di Gameweek ini berdasarkan perubahan jadwal untuk Liverpool dan Man City.”
Pada Planner Jadwal, tercatat bahwa Man City berada di urutan kedua dalam kesulitan serangan selama lima gameweek ke depan, dengan laga kandang melawan Leeds dan West Ham yang terlihat menjanjikan. Liverpool berada di posisi ketiga dan juga akan menghadapi dua tim yang berjuang untuk lolos degradasi, meskipun kedua pertandingan berlangsung di kandang lawan.
Namun, kenyataannya tidak sesuai harapan. Mark menjelaskan:
“Di satu sisi, sayang sekali Liverpool tampil buruk, tapi di sisi lain, manajer lain mungkin telah memasukkan pemain Liverpool ke dalam skuad mereka.”
Keputusan untuk menggunakan Wildcard sebelum kekacauan menjelang Natal menjadi pertimbangan utama:
“Satu daya tarik besar dari periode Wildcard ini adalah tepat sebelum serangkaian 3 gameweek dalam 7 hari. Setiap musim, saya selalu kesulitan di periode ini menjelang Natal, dan kali ini saya berharap bisa mengatasinya dengan memiliki skuad yang fresh, sementara banyak manajer lain mungkin dalam kekacauan.”
Target Perubahan Jadwal
Bukan hanya Liverpool dan Man City yang jadi fokusnya. Mark menyoroti klub lain yang juga memiliki jadwal menarik ke depan:
“Klub lain yang memiliki periode menarik antara lain Villa, Man United, Brighton, Newcastle, Brentford, dan Forest.”
Ketidakpastian musim ini mempengaruhi pendekatannya:
“Musim ini sangat aneh, menunjukkan mengapa ini mungkin merupakan wildcard campuran di mana saya mencoba memilih beberapa diferensial.”
Mark juga berusaha menantang template pemain yang umum:
“Beberapa pilihan template hanyalah aset rata-rata, seperti VVD, Sensei, dan Mateta.”
Dalam memilih pemain, dia akan mempertimbangkan menit yang diharapkan:
“Dalam tiga gameweek ke depan, saya akan fokus pada jadwal dan menit yang diharapkan, berdasarkan laga tengah pekan yang mendatang.”
Pemain Kunci yang Dipastikan
Beberapa nama sudah pasti ada dalam daftar pilihannya:
“Bersama dengan Haaland, saya mengunci pemain bertahan dari Arsenal dan Palace, Mbeumo, serta Minteh.”
Tidak heran jika Mark memprioritaskan pemain bertahan Arsenal dan Palace. Statistik menunjukkan Arsenal adalah tim dengan gol paling sedikit kebobolan (6), sementara Palace mencatatkan 9 gol kebobolan. Keduanya juga memimpin dalam hal clean sheets dengan Arsenal 7 dan Palace 6, dan delapan dari sepuluh bek teratas datang dari kedua tim ini.
Strategi Chip FPL Ke Depan
Mark telah menggunakan semua chipnya di paruh pertama musim:
“Ini adalah chip terakhir saya untuk paruh pertama musim, jadi tidak ada strategi lebih lanjut.”
AFCON berpotensi mempengaruhi strateginya ke depan:
“Saya berharap bisa mengatur Wildcard ini agar bisa mempertahankan transfer AFCON selama mungkin.”
Mark juga berencana untuk tetap fleksibel:
“Banyaknya transfer di periode ini tidak biasa dan bisa menghasilkan keputusan yang lebih baik setiap minggu untuk menghindari penggunaan transfer yang terlalu cepat.”
Ikuti Setiap Pergerakan Mark
Anda dapat:
- Melihat draft Wildcard lengkapnya di halaman Team Reveal Elite XI
- Mendapatkan notifikasi saat dia melakukan transfer pemain
- Mengikuti keputusan kapten dan perubahan mingguan secara real time
Dengan periode Hari Raya yang sibuk mendekat, tidak ada manajer yang lebih baik untuk dipelajari.
(PL/GN)
sumber : www.fantasyfootballfix.com
Leave a comment