Mike Dean Buka Suara soal Kemenangan Pertama Manchester City, Apakah Ada Konspirasi?
Wasit Premier League yang sudah pensiun, Mike Dean, baru-baru ini memberikan pernyataan yang mendukung teori konspirasi Wayne Rooney terkait kemenangan pertama Manchester City di Premier League. Kemenangan ikonik City terjadi pada hari terakhir musim 2011–2012 saat mereka berhasil mengalahkan Queens Park Rangers (QPR) dengan skor 3–2.
Jalannya Pertandingan
Man City, yang perlu menang di Etihad Stadium untuk meraih gelar juara, sempat tertinggal dari QPR yang bermain dengan sepuluh orang dan terancam terdegradasi. Namun, di masa tambahan waktu, gol dari Edin Džeko dan Sergio Agüero di menit 92 dan 94 memastikan gelar pertama City sejak 1968.
Rooney, yang saat itu membela Manchester United, mengungkapkan keyakinannya bahwa QPR membantu kemenangan City. Ia merujuk pada kartu merah Joey Barton, keberadaan mantan pemain Liverpool dan City dalam skuat QPR, serta momen saat QPR langsung mengembalikan bola kepada Man City setelah gol penyama kedudukan Džeko.
“Tentu saja itu adalah momen yang sulit. Tapi, bukankah [kiper QPR] Paddy Kenny yang memudahkan gol tersebut? QPR tahu mereka aman, lalu City menyamakan kedudukan jadi 2–2, kemudian mereka langsung mengembalikan bola,” kata Rooney.
Pernyataan Mike Dean
Dalam sebuah diskusi bulan April lalu, Dean menyatakan bahwa ada hal yang ‘aneh’ tentang akhir pertandingan tersebut. Ia merasa bingung dengan perilaku pemain QPR saat City menyamakan kedudukan.
“Setelah City mencetak gol menjadi 2-2, mereka [QPR] langsung mengembalikan bola. Kami bertanya-tanya, ‘Mengapa mereka memberikan bola kembali?’” jelas Dean dalam acara The Overlap Fan Debate.
“Begitu mereka tahu QPR sudah aman, Jamie Mackie sudah merayakan di lapangan padahal pertandingan masih berlangsung,” tambahnya.
Kesimpulan
Meskipun pernyataan Rooney dapat dikategorikan sebagai spekulasi, ucapan Dean hanya menambah wacana di kalangan para pengamat sepak bola. Hingga saat ini, anggapan bahwa QPR mungkin sengaja membiarkan Man City menang masih menjadi sebuah teori tanpa bukti yang kuat.
Kemenangan tersebut tidak hanya menandai momen bersejarah bagi Manchester City, tetapi juga menimbulkan rasa penasaran dan diskusi yang masih berlanjut hingga kini di kalangan penggemar sepak bola.
(PL/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment