Karier Thierry Henry: Dari Susana ke Puncak Emas
Thierry Henry, yang lahir di pinggiran Paris, Les Ulis, telah membangun karier luar biasa di dunia sepak bola. Dia meraih kesuksesan besar saat membela tim nasional Prancis, dengan membawa pulang gelar Piala Dunia di tahun 1998 dan menjadi bagian penting dari kemenangan di Kejuaraan Eropa 2000.
Pencetak Gol Terbanyak
Dengan torehan 51 gol dari 123 penampilan untuk Les Bleus, Henry menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Prancis hingga angka tersebut disalip oleh Olivier Giroud pada tahun 2022.
Kontroversi Handball
Namun, kariernya tidak terlepas dari kontroversi. Insiden handball-nya dalam kualifikasi Piala Dunia 2009 melawan Republik Irlandia menciptakan banyak perdebatan. Dalam momen tersebut, Henry melakukan handball yang mengarah pada gol William Gallas, mengubah hasil pertandingan menjadi 1-1 dan mempersembahkan kemenangan agregat 2-1 untuk Prancis, sekaligus mengakhiri peluang Irlandia untuk lolos ke Piala Dunia 2010.
Perjalanan Klub
Setelah menghabiskan delapan tahun di Arsenal, Henry pindah ke Barcelona pada tahun 2007. Di sana, ia meraih treble di tahun 2009, mengantarkan Barcelona meraih gelar La Liga, Champions League, dan Copa del Rey setelah mengalahkan Manchester United di final Liga Champions di Roma.
Pada tahun 2010, Henry bergabung dengan klub Major League Soccer, New York Red Bulls, namun ia kembali ke Arsenal untuk masa pinjaman selama tujuh pertandingan di tahun 2012. Dalam penampilan pertamanya setelah lima tahun, Henry mencetak gol penentu kemenangan 1-0 melawan Leeds United. Gol terakhirnya untuk Arsenal terjadi pada pertandingan melawan Sunderland, di mana ia kembali mencetak gol di menit-menit terakhir.
Karier Setelah Pensiun
Henry mengumumkan pensiun dari sepak bola profesional pada tahun 2014 dan memulai karier sebagai pundit untuk BBC Sport di Euro 2016. Setelah itu, ia menjadi asisten pelatih timnas Belgia di bawah pelatih Roberto Martinez pada tahun 2016.
Pada bulan Oktober 2018, Henry ditunjuk sebagai pelatih kepala klub monako, namun hanya bertahan selama tiga bulan. Ia kemudian bergabung dengan Montreal Impact di MLS pada tahun 2019, dan keluar dari klub tersebut pada tahun 2021 untuk kembali ke Eropa.
Pelatih Tim U-21 Prancis
Di tahun 2023, Henry diangkat sebagai pelatih tim U-21 Prancis, dan memimpin tim Olimpiade mereka di Paris 2024, di mana berhasil meraih medali perak setelah kalah dari Spanyol di final.
Perjalanan karier Thierry Henry menunjukkan tenaganya sebagai salah satu legenda sepak bola Prancis. Dengan pengalaman dari berbagai level, dari pemain hingga pelatih, kontribusinya terhadap sepak bola tidak bisa dipandang sebelah mata.
(PL/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment