Crystal Palace Harus Menghadapi Play-off untuk Melaju ke Babak 16 Besar Liga Konferensi Eropa
Jalannya Pertandingan
Crystal Palace harus menjalani dua leg play-off knock-out pada bulan Februari jika ingin melangkah ke babak 16 besar Liga Konferensi Eropa setelah ditahan imbang KuPS di Selhurst Park. Dalam laga ini, pelatih Oliver Glasner memilih memainkan kombinasi pemain cadangan dan muda, mengingat pertandingan melawan Leeds akan berlangsung kurang dari 48 jam setelahnya.
Pemain berusia 16 tahun, Joel Drakes-Thomas, mencatatkan sejarah sebagai Inggris termuda yang tampil di kompetisi tingkat ketiga Eropa. Selain itu, Dean Benamar (17 tahun) dan George King (18 tahun) juga sukses menjalani debut senior mereka.
Palace berhasil unggul cepat di menit kelima melalui gol cantik Christantus Uche yang melepaskan tembakan melengkung dengan bagian luar kakinya. Gol ini membawa Palace naik ke peringkat ketiga klasemen sebelum akhirnya terjadi gol dari lawan.
Namun, kejutan terjadi di babak kedua ketika tim asal Inggris ini kebobolan dua gol dalam waktu tiga menit. Piotr Parzyszek, mantan striker Charlton, menyamakan kedudukan dari titik penalti di menit ke-50, sebelum Ibrahim Cisse membalikkan keadaan untuk KuPS.
Justin Devenny menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui sundulan di menit ke-76 setelah KuPS bermain dengan sepuluh orang setelah Clinton Antwi mendapat kartu merah.
Meski peluang untuk meraih kemenangan masih ada, Palace gagal menemukan gol penentu dan harus puas dengan hasil imbang. Dengan hasil ini, mereka menutup fase grup di peringkat ke-10.
Konteks Pertandingan Mendatang
Crystal Palace akan melawan Sigma Olomouc dari Republik Ceko atau Zrinjski Mostar dari Bosnia-Herzegovina dalam laga play-off mendatang. Undian untuk pertandingan ini akan dilaksanakan pada 16 Januari.
Keberhasilan Palace dalam menghadapi tantangan ini akan sangat menentukan langkah mereka menuju babak selanjutnya dan mempertahankan peluang untuk bersaing di level Eropa.
(PL/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment